INFO BENUA.ID, Bontang – Komisi I DPRD Bontang meninjau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Sekolah SMPN3 Bontang, Selasa (16/11/2021).
Komisi I DPRD Bontang dipimpin oleh Maming dan didampingi Anggota Komisi I lainnya yaitu Abdul Haris, Raking dan M. Irfan serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang Bambang Cipto Mulyono dan Kepala Sekolah SMPN3 Bontang Bambang Suratno beserta para guru.
Anggota Komisi III DPRD Bontang Maming mengatakan, tujuan dari kunjungannya hari ini pihaknya bersama dengan Anggota Komisi I lainnya ingin meninjau proses pembelajaran tatap muka dan proses belajar mengajar.
“Saya lihat PTM yang dirapkan sudah sesuai prokes mulai dari menjaga jarak hingga para siswa dan siswi menggunakan masker,”sebutnya.
Selain itu, kata dia, masing – masing kelas juga dibatasi jumlah siswa dan siswinya sehingga pihaknya mengapresiasi Dinas Pendidikan dan pihak sekolah SMPN3 karena telah melakukan PTM sesuai dengan prokes yang ketat.
“Kita berharap kedepan tidak ada lagi peningkatan kasus covid sehingga bontang sudah bisa normal kembali, sehingga PTM sudah bisa diisi penuh oleh para siswa dan siswi,”harapnya.
Namun ia menyebut, PTM terbatas ini tetap harus dimonitoring oleh pihak Dinas Pendidikan dan rutin melakukan evaluasi terkait pelaksanaannya.
Sementara, Kepala Sekolah SMPN3 Bontang Bambang Suratno mengatakan, saat ini PTM yang dilaksanakan merupakan PTM Gelombang kedua yang dimulai 15 oktober 2021. Pembelajaran Tatap Muka pun dilakukan jumlah siswa dibagi menjadi 2 kelompok dan hari ini yang masuk kelompok pertama.
“Pelaksanaan pembelajaran 3 hari selama sepekan dan setiap harinya PTM dilakukan hanya berlangsung selama 3 jam,”ungkapnya.
Ditanya terkait kendala apa saja yang dialami selama PTM berlangsung. Bambang Suratno menjawab selama PTM tidak ada kendala apapun yang dialami dan semua berjalan lancar.
“Anak – anak sudah familiar dengan prokes sehingga ketika ada penambahan hari masuk dan jam belajar mereka sudah paham apa saja dilakukan ketika datang, ketika masuk kelas hingga ketika meninggalkan sekolah,”sebutnya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang Bambang Cipto Mulyono mengingatkan para murid agar tetap menjaga protokol kesehatan karena pandemi belum selesai.
“Tetap terapkan prokes sebab kita masih dalam keadaan pandemi covid-19,”ujarnya.
Selain itu, pihaknya berpesan agar apabila ada kendala pada jaringan saat proses daring segera melapor keguru.
“Terus giat belajar,”pesannya.
Penulis. : HRM
Editor : Redaksi






















Users Today : 5
Users Yesterday : 4
Total Users : 31956
Total views : 122983
Who's Online : 1