Infobenua.id, Samarinda – Anhar, Anggota Komisi III DPRD Samarinda menyebut program yang disampaikan oleh Lurah Sidodamai saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal banjir Selasa, (16/11) lalu terlalu berbelit-belit.
Seperti diberitakan sebelumnya infobenua.id, dalam RDP yang digelar bersama Komisi III DPRD Samarinda soal banjir di wilayah Kelurahan Sidodamai, Surayjin selaku Lurah Sidodamai menyingggung programnya untuk mengembangkan pelaku UMKM di atas draenase yang menjadi bagian dari tuntutan RDP tersebut.
Anhar menilai, program tersebut terlalu-muluk. Menurutnya terpenting saat ini adalah penanganan soal banjir.
“Ini lurah ini saya minta dimutasi aja lurah ini. Sudahlah, kita fokus mengenai banjir aja dulu,” tegas Anhar di Gedung DPRD Samarinda.
Politisi Fraksi PDI ini mengatakan, perlu membangun mental untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan.
Menurutnya masih banyak faktor yang mempengaruhi banjir di Samarinda. Di antaranya kebersihan lingkungan masyarakat.
“Jadi gini loh, kita membangun mental dulu lah. Masyarakat kita ini kan masih banyak tidak paham soal kebersihan. Bangun rumah dan sebagainya akhirnya menjadi kumuh disitu. Sudahlah jangan banyak-banyak program lurah itu, jangan-jangan mau jadi walikota lurah itu, ” kata Anhar.
Lanjut lagi Anhar, menjadi pemimpin eksekutif tak hanya pandai berpidato, melainkan kerja nyata dan mewujudkan visi dan misi.
“Programnya terlalu muluk-muluk, bukan program lurah lagi tapi program walikota. Keliatannya mau jadi walikota lurah Sidodamai itu, ” tutup Anhar.
Penulis* syaef
Editor* Redaksi






















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31895
Total views : 121507
Who's Online : 1