INFO BENUA.ID.SANGATTA – Capaian Vaksinasi Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah mencapai 45 persen setelah sebelumnya pada beberapa pekan lalu berada pada angka 36 persen.
Percepatan vaksinasi ini tentunya lantaran Kabupaten Kutim ingin segera keluar dari PPKM level-3 akibat kurangnya capaian vaksinasi dari angka standar minimal nasional yakni 50 persen.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, Bahrani Hasanal menyampaikan jika saat ini pemerintah tengah memfokuskan untuk mengejar angka vaksinasi yang ada di Kutim.
“Pemkab Kutim saat ini sedang berusaha mengejar angka capaian vaksinasi nasional untuk keluar dari PPKM level-3 ini. Nah jadi kita lagi kejar, kita datangkan ribuat vaksin untuk masyarakat Kutim,” kata Bahrani, Rabu (3/11/2021).
Terlebih saat ini isolasi terpadu (Isoter) dalam keadaan kosong, yang mana para tenaga kesehatan (nakes) yang semula bertugas di Isoter tersebut dialih fungsikan sebagai tambahan tenaga vaksinator yang ditugaskan ke daerah-daerah pedalaman.
“Iya Alhamdulillah Isoter sudah kosong jadi nakes yang semula bertugas disana kita alihkan untuk membantu vaksinasi ditiap-tiap kecamatan. Karena kan daerah lain yang jauh harus kita perhatikan juga,” bebernya.
Tak hanya pemerintah, capaian vaksinasi ini juga tentunya didukung oleh beberapa stakeholder yang ada di Kabupaten Kutim. Meski tak dapat mengingat jumlah pasti, yang pasti saat ini dinkes Kutim sudah menyiapkan puluhan ribu vaksin yang siap didistribusikan.
“Dinkes sudah menyiapkan puluhan ribu vaksin dosis satu dan dua, sekarang tinggal pendistribusian ke kecamatan terjauh saja yang masih dikonsepkan. Karena kan ada beberapa daerah yang aksesnya agak sulit,” pungkasnya.
Penulis. : Nun
Editor. : Redaksi























Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 32075
Total views : 127784
Who's Online : 1