InfoBenua.Com
Advertisement
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
No Result
View All Result

Diskusi DPRD PPU dan DPRD Samarinda, Bupati PPU Kebijakan Sepihak, DPRD di Tinggalkan

by Redaksi Utara
Oktober 5, 2021
in Advetorial, Samarinda, Warta Parlementeria
Reading Time: 4 mins read
Diskusi DPRD PPU dan DPRD Samarinda, Bupati PPU Kebijakan Sepihak, DPRD di Tinggalkan
Bagikan
Views Count: 2

SAMARINDA , INFOBENUA–Ketua komisi II DPRD Kabupaten pasir Penajam Utara, Dr. Wakidi MM memimpin delapan anggota DPRD PPU melakukan kunjungan ke DPRD Kota Samarinda dalam rangka bertukar pendapat dan sharing pengalaman tentang bagaimana cara penyelesaian sebuah masalah yang dinilai dilakukan pemerintah daerah sebagai mitra kerja DPRD.
Wakidi membawa 8 orang anggota DPRD PPU dari fraksi gabungan dari partai Gerindra, Demokrat, PKS Golkar dan PDIP. Sebagai Ibukota Kaltim, anggota DPRD Samarinda Dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman jam terbang sebagai wakil rakyat dalam memilih langkah terhadap kebijakan kepala daerah yang dinilai melanggar kepatutan undang undang dalam memutuskan sebuah kebijakan.
Rombongan Fraksi gabungan DPRD PPU diterima Wakil dan anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Angkasa Jaya dan Samri Syaputra. Dalam pertemuan anggota DPRD PPU semacam “Curhat”, bahwa Abdul Gafur Masud, selaku Bupati PPU dituding meninggalkan hak dan kewenangan DPRD dalam menentukan anggaran perubahan APBD 2021 PPU.
DR . Wakidi yang bertindak sebagai kordinator rombongan dan mewakili rekan lainnya mengungkapkan Bupati PPU, Abdul Gafur Mas’ud membuat kebijakan kontroversial dengan membuat kebijakan Peraturan Kepala Daerah atau Perkada.

“Perkada ini dinilai tidak lazim sebab biasa dilakukan dalam situasi yang genting dan tidak stabil. Sedangkan di PPU sendiri menurut Wakidi, proses perumusan dan penetapan anggaran berjalan lancar tanpa kendali hingga ditetapkan nilai APBD tahun 2021 sebesar Rp 1 Triliun.
Anehnya sebab dalam perjalanan Bupati Abdul gafur secara sepihak membuat kebijakan tanpa persetujuan atau pembahasan dengan para wakil rakyat merubah platform anggaran melalui estimasi perhitungan sepihak sebesar Rp 1,9 Triliunan.

Celakanya nilai APBD 2021 itu tidak terealisasi sesuai nilai yang di estimasi bupati. Padahal sejumlah proyek fisik sudah di gulirkan dengan anggaran yang fantastis yang di sebut para wakil rakyat adalah estimasi karangan tanpa berdasarkan kebutuhan.
Akibatnya sejumlah proyek tersebut tidak terealisasi dan pengerjaannya stagnan sebab tidak tersedia anggaran sesuai harapan Bupati. Sejumlah proyek lain justru tetap dipaksakan dikerjakan. Masalahnya adalah anggaran yang digunakan mengambil post post anggaran di kegiatan pembangunan termasuk belanja daerah.
Salah satu yang terkena imbas pencopotan anggaran anggaran patungan itu adalah belanja DPRD PPU. Menurut Syarifuddin, salah satu wakil rakyat PPU mengungkapkan, akibat kebijakan sembrono Bupati Abdul Gafur, anggota DPRD tidak bisa melakukan bintek, reses dan kegiatan sosialisasi perda ke masyarakat, sebab mereka tidak memiliki anggaran operasional.

“PPU saat ini hancur hancuran, pengelolaan anggaran bupati seenaknya sendiri tanpa melibatkan kita di DPRD,”kata Syarifuddin.
Angkasa jaya dalam pertemuan itu mengatakan ada yang aneh dengan kebijakan pemda PPU. Dia menilai bahwa seharusnya DPRD dan pemerintah diibaratkan seperti suami istri, pemerintah mau belanja harus diskusi dengan DPRD, jangan seenaknya karena berpotensi menciptakan dinamika tak bagus dalam pemerintah.
Angkasa jaya mengatakan, DPRD harus menelusuri sebab pemerintah biasanya menyembunyikan sisa anggaran, jangan sampai terdapat fenomena itu di PPU. “Makanya harus sepakat platform rencana anggaran soal rencana belanja”, kata Angkasa jaya.
Jaya juga mengatakan jika ada keputusan perubahan atau persoalan penggunaan anggaran yang butuh di siasati agar bisa terealisasi dan mencukupi kebutuhan pembangunan, maka pemerintah dan DPRD harus menggelar sidang Paripurna Dewan, bukan asal menentukan sesuai napsu pemerintah sendiri.
Dia menjelaskan, anggaran yang sudah ditetapkan tidak boleh ditambah atau dirubah. Kalo dirubah itu namanya otoriter, DPRD bisa ambil sikap. Kalau Kepala daerah otoriter maka DPRD berhak untuk tidak men sahkan anggaran, atau melakukan hak interplasi. “Ditanya kenapa kepala daerah ambil sikap sendiri”. Kata angkasa Jaya.
DPRD dan kepala daerah kedudukannya itu setara. Sehingga lucu jika pemerintah secara sepihak melakukan kebijakan Perkada, padahal APBD sudah di sahkan, heran juga kita kalo di otak atik kembali anggarannya,”tambah Jaya .
Angkasa Jaya menyarankan kepada para anggota DPRD PPU agar melakukan pendekatan politik dengan cara melakukan lobi lobi dengan Sekda dan Bupati PPU. Upaya itu merupakan siasat agar daerah dan masyarakat tidak dirugikan karena adanya egoisme jabatan pejabat pemerintah dan DPRD. “Dana- dana harus jelas alurnya, jangan di mainkan kebijakan itu,”tegasnya.
Anggota Komisi 3 DPRD Samarinda lainnya, Samri Syaputra mengatakan ada yang salah dalam penyelenggaraan pemerintahan di PPU jika benar apa yang di sampaikan dalam diskusi para anggota DPRD nya. Seharusnya antara DPRD dan Pemerintah itu setara dan seiring sejalan dalam menyelenggarakan pemerintahan termasuk penganggaran APBD nya. Jika Bupatinya jalan sendiri dan meninggalkan DPRD lalu bagaimana fungsi control DPRD yang merupakan tugas utamanya? “Ini berbahaya bagi penyelenggara Negara kalau seperti itu,”kata Samri Syaputra.
Dia menambhakan bahwa jika DPRD dan Pemerintah tidak sejalan, maka yang terjadi seluruh kinerja pasti terganggu, kerjanya setiap hari pasti ribut dan saling menyalahkan. Dalam kondisi seperti ini kasian masyarakat yang sudah memilih dan  mempercayakan amanah pemerintahan kepada mereka.

“Jadi jangan lupa bahwa pemerintah dan DPRD itu sama sama mengembang amanah masyarakat sehingga kita jangan kedepankan egoisme dengan mengorbankan rakyat,”pungkas Samri .

Penulis : Anisa

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Share 0
Previous Post

Sabaruddin Panrecalle Gelar Reses , undang Perwakilan Warga dari 4 kelurahan di Balikpapan Timyr

Next Post

Angkasa Jaya; Soal Kebijakan Angaran Pemerintah dan DPRD Harus Kompak Meski Berdebat Panjang

Next Post
Angkasa Jaya; Soal Kebijakan Angaran Pemerintah dan DPRD Harus Kompak Meski Berdebat Panjang

Angkasa Jaya; Soal Kebijakan Angaran Pemerintah dan DPRD Harus Kompak Meski Berdebat Panjang

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Februari 24, 2022
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

April 1, 2022
KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

Februari 10, 2022
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Maret 9, 2022
Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

1

Mendagri Diminta Hadiri Upacara Bendera di Krayan

1
Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

1
Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

1
“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

April 18, 2022
H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

April 18, 2022
Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

April 16, 2022
Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

April 16, 2022

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

032183
Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 32082
Total views : 129158
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.217.151
Server Time : 2026-10-28

Kategori

  • Advertorial
  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Berau
  • Berita Foto
  • Berita Pilihan
  • Berita Video
  • Bontang
  • Diskominfo kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Dprd Kaltim
  • DPRD SAMARINDA
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Jawa Bali
  • Kalimantan
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kubar
  • Kukar
  • Kutim
  • Makassar
  • Mamuju
  • Nasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemkot Samarinda
  • PEMPROV KALTIM
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Samarinda
  • Sulawesi
  • Sulbar
  • Tana Tidung
  • Uncategorized
  • Warta Parlementeria
InfoBenua.Com

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com

Navigasi

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Follow Us

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com