Samarinda, Info Benua – Adanya Pasar di Bulan Ramadhan di kisaran Jalan Siradj Salman Samarinda, membuat kemacetan di yang cukup panjang di jalan tersebut.
Atas terjadinya kemacetan tersebut, direspon serius oleh Laila Fatihah, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda.
Ia menuturkan, bahwa berdasarkan melihat peluang alangkah baiknya bahwa pasar di sana, jika dikelola oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
“Alangkah baiknya dikelola oleh Pemerintah, tetapi pasti ada pro dan kontra lantran itu merupakan jalanan umum,” ungkapnya Jumat (30/4/2021).
Tetapi katanya, apabila itu dikelola oleh pemerintah, bisa dikatakan bahwa pemerintah membenarkan atau mendukung akan adanya pasar di pinggiran jalan, untuk dilakukan sewa menyewa.
“Memang itu menjadi pro dan kontra, karena adanya pelanggaran di situ,” tutur Politisi dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.
Namun katanya, kembali lagi bahwa di Bulan penuh berkah ini, tidak bisa untuk menutup rezeki orang. Dalam artian satu tahun sekali pemerintah dapat melonggarkan pengelola pasar ramadhan itu untuk memberikan lapak-lapak kepada pedagang.
“Apalagi ekonomi di daerah ini sudah mulai menggeliat selama satu tahun terkena dampak corona ini. Tidak bisa juga langsung tidak membolehkan, tetapi Pemkot tidak menutup mata juga, tidak mengizinkan juga di siradj salman,” sebutnya.
Yang menjadi permasalahan nya ini dari pasar di sana, yakni terjadinya kemacetan. Kendati demikian itu akan menjadi bahan evaluasi oleh pihaknya.
Dan juga akan melakukan diskusi dengan Dinas Perhubungan Kota Samarinda, apabila pemerintah tidak melakukan sewa menyewa di sana, maka diatur lah lalu lintasnya.
“Saya pernah lewat sana, niat hati mau motong jalan biar lebih dekat ternyata terjadi kemacetan. Harusnya ada petugas yang berjaga,” pungkasnya. (RDN)





















Users Today : 3
Users Yesterday : 7
Total Users : 31961
Total views : 123711
Who's Online : 1