InfoBenua.Com
Advertisement
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
No Result
View All Result

Komisi III DPRD Kaltim Ingatkan Pemerintah Agar Pulau Balang Jangan Menjadi Jembatan Abu Nawas

by Redaksi Utara
April 24, 2021
in Advetorial, Kaltim, Warta Parlementeria
Reading Time: 3 mins read
Komisi III DPRD Kaltim Ingatkan Pemerintah Agar Pulau Balang Jangan Menjadi Jembatan Abu Nawas
Bagikan
Views Count: 2

Samarinda, Infobenua — Pembangunan Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU), hingga kini masih berkutat dalam hal menyiapkan jalan pendekat disisi Kota Minyak. Penetapan lokasi jalan pendekat sebenarnya sudah diteken oleh Pemerintah Kota Balikpapan.

Namun pengadaan lahan yang rencananya sudah bisa dilaksanakan di 2021, lagi-lagi kembali berputar di tahap pembahasan rancangan ekseskusi. Kini Pemerintah kembali memmunculkan opsi ketiga, untuk rencana kelanjutan pembangunan jalan pendekat jembatan yang disebut-sebut terpanjang kedua di Indonesia tersebut.

“Jadi sekarang sudah ada tiga opsi, untuk membangun jalan pendekat Jembatan Pulau Balang sisi Balikpapan,” ungkap Muhammad Adam Anggota Komisi III DPRD Kaltim usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemkot Balikpapan dan Pemprov Kaltim, Senin (12/4/2021).

Disampaikan Adam, bahwa sebelumnya perencanaan pembangunan jalan pendekat Jembatan Pulau Balang harus gagal, dikarenakan harus melewati tiga sungai kecil. Dengan pembangunan yang diperkirakan akan menelan biaya konstruksi mencapai Rp 1 Terliun.

“Diperencanaan awal harus membangun tiga jembatan lagi. Sehingga kurang lebih biaya konstruksi menelan sampai Rp 1 terliun. Dan itu tidak sampai pada pembebasan lahan,” Ungkapnya.

Sementara itu untuk opsi kedua, Wali Kota Balikpapan sebenarnya sudah mengeluarkan penetapan lokasi jalan pendekat Jembatan Pulau Balang di akhir tahun lalu. Kurang lebih akan menghabiskan luasan sekitar 129 hektar. Namun, opsi ini urung dilaksanakan. Dikarenakan nilai pembebasan lahannya yang begitu besar, yakni diatas 300 miliar.

“Estimasi harga pembebasan lahan disana diantara Rp 50 juta sampai Rp 500 juta, jadi ini belum masuk dari biaya konstruksinya. Sehingga total anggaran di opsi kedua ini akan menghabiskan biaya diangka Rp 1,2 terliun,” bebernya.

Tak hanya biaya pembangunan yang membengkak. Opsi kedua itu jugabtelah ditentang oleh warga dan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Sehingga atas dasar itulah, kemudian dimunculkan opsi ketiga, untuk kelanjutan pembangunan jalan pendekat Jembatan Pulau Balang.

“Karena lokasinya terlalu dekat dengan hutan lindung kawasan sungai klen. Untuk Opsi ketiga ini baru muncul tadi. Jadi rencanya trase jalan itu ingin dibuat diatas pesisir pantai. Tapi ini masih kembali dibahas lebih lanjut,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Komisi III DPRD Kaltim kembali mengingatkan pemerintah agar tak menjadikan Proyek Strategis Nasional itu menjadi Jembatan ‘Abu Nawas’ seperti yang ada di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara.

“Mengenai kelanjutan pembangunan jalan pendekat jembatan pulau halang, berkali-kali saya bilang, jangan ada lagi jembatan abu Nawas. Ada jembatannya tapi tidak fungsional. Dulu sudah ada kasus seperti itu di Kutai Kartanegara.

Menurut Adam, dalam waktu dua tahun belakangan Jembatan Pulau Balang belum bisa difungsionalkan, karena jalan pendekat sisi Balikpapan yang sama sekali belum terselesaikan. Saat ini belum ada proses pembangunan, karena masih dalam tahap penunjukan lokasi.

“Dan penunjukan lokasinya baru di akhir tahun kemarin. Beda dengan jalan pendekat sisi Kabupaten PPU, yang sudah selesai di dua tahun yang lalu,” katanya.

Lanjut Adam mengatakan, dalam pertemuan itu Komisi III menyampaikan agar pembebasan lahan jalan pendekat Jembatan Pulau Balang dapat dibantu oleh APBN. Selain itu diharapkan adanya tinjauan kembali, agar memperkecil dampak lingkungan di hutan lindung dan sungai Klen.

“Selain itu, pemkot Balikpapan dan Pemprov Kaltim dapat berkoordinasi dengan BPJN untuk penganggaran jalan bersama,” pungkasnya. *

— Reporter: Kka
— Editor: Ru

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Share 0
Previous Post

Ketua DPRD Kaltim Harap Adanya Sinkronisasi IKN Dengan Pembangunan Daerah

Next Post

Berkaitan Tentang Maloy, DPRD Sebut akan Dimasukan Dalam Revisi RTRW

Next Post
Komisi III DPRD Kaltim Ingatkan Pemerintah Agar Pulau Balang Jangan Menjadi Jembatan Abu Nawas

Berkaitan Tentang Maloy, DPRD Sebut akan Dimasukan Dalam Revisi RTRW

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Februari 24, 2022
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

April 1, 2022
KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

Februari 10, 2022
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Maret 9, 2022
Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

1

Mendagri Diminta Hadiri Upacara Bendera di Krayan

1
Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

1
Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

1
“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

April 18, 2022
H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

April 18, 2022
Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

April 16, 2022
Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

April 16, 2022

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

031949
Users Today : 3
Users Yesterday : 2
Total Users : 31848
Total views : 118491
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.217.71
Server Time : 2026-04-30

Kategori

  • Advertorial
  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Berau
  • Berita Foto
  • Berita Pilihan
  • Berita Video
  • Bontang
  • Diskominfo kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Dprd Kaltim
  • DPRD SAMARINDA
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Jawa Bali
  • Kalimantan
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kubar
  • Kukar
  • Kutim
  • Makassar
  • Mamuju
  • Nasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemkot Samarinda
  • PEMPROV KALTIM
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Samarinda
  • Sulawesi
  • Sulbar
  • Tana Tidung
  • Uncategorized
  • Warta Parlementeria
InfoBenua.Com

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com

Navigasi

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Follow Us

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com