INFOBENUA, SAMARINDA – Jalan rusak di wilayah Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara yang cukup memakan waktu lama, membuat berbagai pihak turut mendorong Pemerintah provinsi Kaltim untuk menindaklanjutinya.
Disampaikan oleh Anggota DPRD Kaltim Dapil Kukar, Akhmed Reza Fachlevi dalam menanggapi jalan rusak itu memang Pemprov hanya akan mendorong agar lekas dilakukan penanganan.
“Dikarenakan, lokasi jalan yang saat ini rusak, merupakan jalan milik negara, sehingga dari Pemprov tidak menganggarkan secara langsung untuk perbaikan. Juga akibat masih dalam proses lelang,” ujarnya lebih lanjut.
Namun, proses yang lambat juga membuat masyarakat merasa sangat dirugikan. Apalagi, jalan ini merupakan jalur lalu lintas ekonomi. Pastinya akan menghambat perputaran perekonomian masyarakat.
“Kalau pemerintah memiliki dana force majeure (keadaan terdesak), sekiranya bisa saja digunakan terlebih dahulu, untuk jalan tersebut,” ucap Reza (4/21).
Politisi partai gerindra itu juga mengatakan bahwa, jalur tersebut menghubungkan beberapa kabupaten kota yang digunakan sebagai jalur lalu lintas perekonomian. Artinya, jalan tersebut memang dibutuhkan untuk akses perekonomian masyarakat dalam menyambung hidupnya.
“Kondisi sekitar Tanah Datar, memang banyak dilewati kendaraan alat berat yang melebihi batas muatan. Sehingga memperparah kondisi jalan. Maka, apabila kedepan sudah diperbaiki hal ini tidak terulang kembali. Selain itu, aparat penegak hukum juga dapat menindak tegas apabila terdapat pelanggaran yang terjadi.
“Pengawasan teknis juga sangat diperlukan, agar kejadian serupa tidak terulang,” sambungnya
Kemudian ia menegaskan melihat, banyak jalanan negara yang tidak terawat kondisinya. Reza berharap Pemprov juga dapat berinovasi untuk menjemput anggaran yang ada di Pemerintah Pusat. (*dc)























Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31846
Total views : 118453
Who's Online : 1