INFOBENUA, SAMARINDA – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Laporan Pertanggungjawaban membahas terkait misi satu, yaitu Kaltim berani berdaulat, perkembangan sumber daya manusia di Kaltim.
Disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, Rusman Yaqub. Bahwa yang hadir dalam RDP tersebut dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan juga termasuk di dalamnya 3 rumah sakit daerah yang dimiliki oleh Provinsi. Seperti Rs. Kanujoso , Rs AWS dan Rs. Atma husada.
“Selain dinas diatas, dihadiri juga dari Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A), lalu Dinas Pemuda dan Olahraga,” ujarnya kepada awak media, (4/21).
Ditambahkan rusman, kenapa rapat berlangsung lama. Disebabkan ada 4 dinas yang hadir. Dan pembahasan juga tidak sedikit, banyak sekali disetiap dinasnya menyampaikan laporannya masing-masing.
“Apa lagi alokasi anggarannya cukup besar-besar di semua dinas, misalnya seperti dinas pendidikan itu saja mencapai sekitar 1,8 triliun. Kemudian dinas kesehatan, Rs. Aws sekitar 700 miliar, Kemudian Kanujoso 600 miliar, atma husada saja yang kecil gak sampai 100 miliar,” jelasnya.
Sehingga banyak pembahasan yang dilakukan selama rapat tadi, yang membuat sangat lama.
“Tapi itu wajar karena itu merupakan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), yang dimaksud itu pendapatan rumah sakit kembali untuk pengelolaan rumah sakit tersebut. Tetapi tetap tercatat di APBD,” tutupnya (*dc).






















Users Today : 2
Users Yesterday : 2
Total Users : 31842
Total views : 118296
Who's Online : 1