Samarinda, Infobenua — Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Nasiruddin menyebut terkhusus di 2021 ini jalan lintas Provinsi merupakan salah satu pembangunan yang di prioritaskan.
Nasiruddin yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI Bontang, Kutai Timur, dan Berau ini mengaku diwilayahnya cukup buruk infrastrukturnya. Terkhusus pada buruknya drainase hingga menyebabkan jalanan yang baru diperbaiki cepat rusak.
“Karena memang model perencanaan dalam konstruksinya yang perlu diperbaiki,” kata Nasir, Jumat (19/3) kemarin.
Beber Nasir, ketika masyarakat dari wilayah Dapil nya ingin berkunjung ke Ibukota Provinsi (Samarinda,Red), maka pasti akan merasakan buruknya fasilitas jalanan yang kurang memadai. Kemudian, seperti di wilayah Tanah Datar kata Nasir, sampai sekarang masih belun teratasi, sering membuat antrian panjang di lokasi tersebut.
“Sebab itu, jalanan ini masuk sebagai prioritas, dan kita minta agar Pemerintah Provinsi memperhatikan itu,” tuturnya.
Terkait pendanaan dari pembangunan jalan, Nasir mengaku bahwa terkhusus dari Dewan itu memang tidak memiliki anggaran yang memadai. Sebab itu, pihaknya menyerahkan ke Pemprov untuk dapat diusulkan sebagai program pembangunan prioritas.
“Yang jelas kita sebagai Anggota Komisi III paling tidak, bisa mengusulkan ke Pemprov sebagai menindaklanjuti keluhan masyarakat,” pungkas dia.
Ia menyebut, salah satu faktor sering rusaknya jalanan lintas Provinsi itu dikarenakan adanya aktivitas pertambangan disekitar lokasi, dan maraknya oknum penambang yang menggunakan jalanan umum. “Ini sudah berlangsung lama, kita heran, padahal ini sering di bahas tapi ga ada tindaklanjutnya,” tutupnya. *
— Reporter: Kka
— Editor: Ru























Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 31826
Total views : 117611
Who's Online : 1