Kaltim, Samarinda, Infobenua — Alotnya Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)tahun 2021, akibat 2 proyek raksasa Multiyears (MYC) muncul secara tiba tiba. Yaitu pembagunan Fly over Rapak Balikpapan dan pengembangan fasilitas Rumah Sakit Abdul Wahab Syahranie (AWS) Samarinda
Hasil Rapat Paripurna ke-33 DPRD dan Pemprov kaltim pada pengesahan KUA PPAS pada platfom anggaran tahun 2021, kini kedua lembaga itu sudah sepakat dan memutuskan 2 proyek besar itu tidak di ikutkan dalam anggaran APBD tahun 2021.
Hal ini diuraikan oleh Hasanuddin Masud, sebagai ketua Komisi lll Anggota DPRD Kaltim, Selasa (1/12/2020). Dia sampaikan, karena menyangkut soal multiyears (MYC) dia harus masuk di tahun jamak tidak boleh masuk di tengah tengah pembahasan anggaran dan harus minimal 12 bulan baru bisa masuk dalam pembahasan anggaran murni.
Dia juga tegaskan, karena memang belum memenuhi etnis teknisnya secara administrasi dan legal standing, makan akan dibahas dalam rencana pembahasan anggaran perubahan 2021.
“Jadi etnis legal dalam bentuk persyaratan secara administratif kita tetap terpenuhi diperubahan tahun 2021 pelaksanaanya tetap di tahun 2022 nanti, supaya tidak ada pertanyaan tanda tanya itu yang harus kita jaga,” tutur Bang Hasan. #
– Reporter: Kka
– Editor: Ru






















Users Today : 1
Users Yesterday : 7
Total Users : 31834
Total views : 117868
Who's Online : 1