Tenggarong –Untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, Komisi Pemilihan Umum Kutai Kartanegara (KPU Kukar) aktif melakukan sosialisasi tatap muka dan secara daring kepada tokoh masyarakat, pemuda hingga disabilitas.
Komisioner KPU Kukar Yuyun Nurhayati mengatakan, sosialisasi tatap muka diupayakan karena sejumlah wilayah di Kukar tidak memungkinkan melakukan sosialisasi secara daring akibat kesulitan jaringan internet.
Sosialisasi secara tatap muka pun dibatasi dengan jumlah orang dan kapasitas ruangan sesuai protokol pencegahan Covid-19.
“Kalau sesuai protokol Covid 30 persen dari pada besar ruangan tersebut, kalau normalnya 100 orang kapasitasnya, maka dengan jaga jarak yang harusnya 100 menjadi 30 orang saja,” kata Yuyun.
Sosialisasi secara masif ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih, saat ini KPU menargetkan partisipasi pemilih di Pilkada Kukar 2020 yakni 77,5 persen. Target tersebut, sesuai dengan target nasional.
“Targetnya lumayan tinggi, karena kan pemilihan dilaksanakan di tengah pandemi seperti ini, karena sosialisasi dibatasi dengan jumlah orang sesuai protokol Covid,”katanya.
Selain itu, KPU juga aktif melakukan sosialisasi terkait produk-produk hukum dan sosilisasi satu pasangan calon (paslon) Pilkada Kukar kepada penyelenggara di tingkat kecamatan hingga desa/kelurahan.
“Mereka adalah ujung tombak untuk sosialisasi di desa/kelurahan masing-masing. Kalau ada warga bertanya, maka penyelenggara itu sudah siap,”tandasnya. (*)






















Users Today : 2
Users Yesterday : 2
Total Users : 31891
Total views : 120341
Who's Online : 1