Samarinda, Infobenua — Reses di 5 kecematan 10 kelurahan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kaltim dapil Kota Samarinda, fraksi Demokrat, Puji Setiyo Wati, menyerap aspirasi masyarakat Kota Samarinda BPJS kesehatan jadi sorotan warga miskin meminta BPJS disubsidi mengingat pendemi covid 19 yang belum tahu kapan berakhirnya. Demikian Puji saat di temui kamis (6/11/2020).
Dia juga merasa khawatir dalam masa resesnya, takut menjadi klaster baru terutam pada kalangan DPRD jika tidak mengedapankan protokol kesehatan, sesuai ajuran petugas sat gas covid 19 terhadap warga yang ditemuinya.
“Dalam pertemuan di setiap tempat hanya 30 sampai 35 orang dalam ruangan yang tertutup dan wajib mamatuhi protokol kesehatan seperti memakai masker cuci tangan dan pakai handsanitaizer dan kami sendiri yang siapkan, karena kita tahu di Samarinda saat ini masih ada zona merah di 3 kecematan yaitu Kecematan Samarinda Kota, Kecematan Samarinda Ulu dan Kecematan Sungai kujang, sementara zona kuning, Kecematan Palaran dan Kecematan Loa Janan Ilir yang lain sudah oren artinya masih ada wilayah-wilayah yang harus kita waspadai, maka kami harapkan masyarakat tetap patuh dalam protokol kesehatan sesusi anjuran team gugus tugas covid 19 kota samarinda.Tegas Puji Setoyo Wati.
“Minyakapi keluhan masyarakat,” Puji Setio Wati. Anggota DPRD Kaltim Dapil Kota Samarinda pada agenda resesnya, di 5 kecematan dan 10 kelurahan di kota samarinda pada masa reses ke lll tahun 2020 sekarang sudah bergeser, tahun kemarin merekan mengeluhkan soal, jalan, air bersih dan listrik, sekarang ini berbicara soal konsumtif kebutuhan dasar dan pokok di masa pendemi covid 19 ini,” imbuhnya.
“Hal yang dikeluhkan masyarakat pada umumnya saat ini tentang BPJS kesehatan, khususnya untuk kalangan miskin yang kelas 3 yang sekarang ini mereka tidak mampu lagi membayar hanya cuman 20 ribu per orang/ bulan tapi mereka bilang jika anaknya 5 atau 7 orang sudah 100 ribu perbulan, jangan kan untuk bayar BPJS buat makan aja pas-pasan, lebih baik uangnya kami belikan beras kata ibu-ibu,” lanjut Puji.
Menurutnya, BPJS itu, harus memahami kondisinya saat musim pendemi ini, kalau kelas 3 itukan berarti warga miskin, jadi permintaan mereka saat ini untuk di kaji kembali dan berikanlah subsidinya tiap bulan agar mereka bisa berobat seperti biasa disaat musim pandemi ini. Demikian harapan Puji Setiyo wati. Kemudian kegiatan lainnya seperti kegiatan sosial kemasyarakatan di masjid-masjid dan musola mereka rata rata menginginkan sarana prasarana yang mungkin selama ini banyak sudah yang rusak, karna saat ini mereka mulai ada kegiatan-kegiatan seperti pengajian dan kegiatan-kegiatan kreatif lainnya
“Jadi semua Hambatan-hambatan dan masukan dari masyarakat ini menjadi bahan kami untuk menyampaikan pada pemerintah saat persidangan nanti,” pungkas Puji Setyo Wati. #
– Reporter: Hr
– Editor: Aswad






















Users Today : 2
Users Yesterday : 2
Total Users : 31891
Total views : 120540
Who's Online : 1