Infobenua.Com.SAMARINDA – Anggota Komisi I DPRD Kaltim M Udin sebut kondisi yang terjadi di Indonesia saat ini menyangkut kebiasaan saling lapor kepada kepolisian itu melunturkan budaya persatuan dan kesatuan anak banga.
Beber dia, budaya warga Indonesia sejatinya identik dengan gotong royong, legawa, saling erat silaturahmi serta komunikasi. Bukan justru saling dendam, bermusuhan, hingga membuat adu laporan di kepolisian. Karena hal tersebut yang menghilangkan rasa persatuan para anak bangsa.
Karena itu ketika terdapat polemik lanjut Udin, idealnya dipahami dulu permasalahannya sebelum membuat laporan. Kemudian, melakukan pengecekan dan konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan. “Jadi krocek atau konfirmasi dulu. Bertabayun dulu. Jika memang dianggap merugikan ya barulah buat laporan, karena itu memang hak seluruh warga negara,” kata Udin, Jumat (25/2/2022).
Menurut dia, akan menjadi salah ketika terdapat orang membuat laporan tanpa memahami permasalahan. Apalagi jika laporan tersebut tanpa landasan yang jelas. Sebab, kadang kala banyak orang belum tau permasalahan secara detail tetapi langsung mengambil kesimpulan secara sendiri.
“Kan mestinya, kalau merunut budaya kita itu bersilaturahmi dan komunikasi dulu, tabayun. Mestinya maksimalkan komunikasi. Karena tidak ada masalah yang tidak selesai dengan komunikasi,” jelasnya.
Karenanya Udin berpesan kepada siapapun ketika melihat, mendengar argumen yang berkaitan dengan potensi yang bisa memecah belah bangsa agar dapat tabayun terlebih dahulu. Namun, ketika pembahasan mentok barulah melakukan langkah-langkah lainnya.
“Jadi harapannya kita bisa mengembalikan budaya-budaya Bangsa Indonesia yang perlahan luntur ini,” harapnya.
Penulis : ka





















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31890
Total views : 119777
Who's Online : 1