Infobenua.com, Samarinda – Dalam upaya meningkatkan komitmen dan peran OPD KB dan sinkronisasi program lintas sektor provinsi tahun 2022, Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Workshop di Hotel Selyca Mulia, Jl. Bhayangkara no. 58, Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (16/2/2022) siang tadi.
Digelar secara offline dan online, Workshop ini dihadiri oleh Koordinator Program Bangga Kencana Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kepala Bidang OPD KB Provinsi dan Kab/Kota Sekaltim Kaltara, serta Ibu-ibu penyuluh KB Kaltim dan Kaltara.
Acara ini merupakan kegiatan strategis persoalan kependudukan di Indonesia dan Provinsi Kalimantan Timur pada khususnya dengan mengangkat Isu strategis kependudukan saat ini, yakni :
1. Jumlah dan pertumbuhan penduduk, bagaimana kita mengelola
pertumbuhan penduduk agar mencapai kondisi ideal,
2. Besarnya jumlahPenduduk usia remaja,
3. Penduduk usia produktif,
4. Penduduk lanjut usia,
5. Urbanisasi dan perkembangan perkotaan.
Berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan, prevalensi stunting pada anak di bawah lima tahun (balita) sebesar 30,8% dan menurun menjadi 27,67% pada tahun 2019 (Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), 2019) namun masih lebih tinggi dari angka yang direkomendasikan WHO yaitu dibawah 20 persen.
Sementara itu, Angka prevalensi stunting di Provinsi Kalimantan Timur secara total masih lebih rendah dibandingkan angka nasional yaitu 22,8 %. Namun jika dilihat lebih jauh di tingkat Kabupaten/Kota masih terdapat beberapa kabupaten yang memiliki angka stunting yang lebih tinggi dari angka provinsi yaitu kabupaten Kutai Timur, PPU, Kutai Kartanegara, Bontang, Berau dan kabupaten Paser. Sedangkan untuk Provinsi Kalimantan Utara berada di angka 27.5%, dan paling tinggi kabupaten Nunukan yaitu 30% atau lebih tinggi dari angka nasional (SSGBI tahun 2021). Tingginya angka stunting pada balita mengindikasikan belum berkualitasnya pembangunan kesehatan dan perbaikan gizi masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim, Hj. Karlina, K, S.Sos saat mengisi sambutan workshop.
Lebih lanjutnya, rasio stunting tersebut berbanding terbalik dengan prentase kuantitas pertumbunan penduduk indonesia yaitu sebesar 1,25% mengalami peningkatan ( Sensus 2010-2020) .
“Saya menekankan, apapun kegiatannya kita bermuara pada penanggulangan angka stunting di kaltim sesuai dengan survei status gizi indonesia, ” papar Hj. Karlina kepada awak media usai workshop.
Lebih lanjut Hj.Karlina mengatakan, isu strategis kependudukan tidak hanya kuantitas, melainkan kualitas juga sangat penting untuk diperhatikan. Oleh sebab itu, ia berharap melalui kegiatan kordinasi tersebut, OPD KB Kabupaten/Kota yang hadir dapat memberikan rekomendasi terkait isu-isu strategis kependudukan yang ada kepada pemangku kebijakan setempat untuk ditindaklanjuti.
“Harapan kami, merekalah (OPD KB Kab/Kota) nantinya yang akan menjembatani untuk menyampaikan isu-isu strategis kepada pemangku kebijakan kemudian ditindaklanjuti,“ tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Program Bangga Kencana Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Kukuh Dwi Setiawan mengatakan, adalah tak kalah penting selain stunting adalah persiapan kependudukan menghadapi perpindahan IKN terkait kualitas SDM menghadapi arus imigrasi ke Kalimantan.
“Kalau kita bicara isu kependudukan, isu yang lebih besar lagi adalah isu perpindahan IKN, apakah mulai dari mitigasi konflik, isu lingkungan. Ini semua berkaitan dengan sumber daya manusia, mampukah SDM kita bersaing, ini semua perlu kita perhatikan, ” tuturnya.
Oleh sebab itu, BKKBN sendiri berupaya agar setiap provinsi membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) serta Tim Pendamping Keluarga (TPK). Selain itu, peningkatan efektifitas TPK juga diharapkan perlu melakukan pergerakan masif dan terukur.
“Tentu saja yang pertama adalah setiap provinsi baik kaltim dan dan kaltara harus membentuk TPPS dan TPK untuk efektifitas upaya penurunan stunting, ” pungkasnya.
Penulis : syaef





















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31890
Total views : 119836
Who's Online : 1