Infobenua.id, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mencanangkan uji coba program layanan kesehatan berbasis telepon pada bulan Desember 2021 ini.
Rencananya, program Doctor On Call yang merupakan salah satu program unggulan Walikota Samarinda, Andi Harun ini, akan di uji coba dengan menyasar 10 puskesmas yang di Samarinda.
Menanggapi hal tersebut, Komisi IV DPRD Samarinda mengapresiasi program tersebut. Sri Puji Astuti, selaku Ketua Komisi IV mengatakan, program tersebut telah berjalan namun belum di proyeksikan secara khusus.
Komisi IV DPRD Kota Samarinda mendukung berjalannya di Kota Samarinda yang merupakan program unggulan dari Walikota Samarinda saat ini.
Sehingga demikian, dirinya berharap agar program tersebut mengutamakan cepat tanggap. Dalam hal ini, respons layanan telepon cepat baik dari petugas lapangan, maupun ketersediaan dokter.
“Kita sudah punya sebenarnya linknya, tinggal kesediaan dari dokter-dokternya, itu harusnya disusun lagi untuk gerak cepat seperti layanan 112 itu,” paparnya di DPRD Samarinda, Kamis (2/12/2021).
Lebih lanjut Politisi Demokrat ini menjelaskan, selain respons cepat hingga ketersediaan dokter, dirinya juga menekankan agar insentif dokter serta tenaga kesehatan yang menjalankan program tersebut perlu pertimbangkan.
“Apakah ada insentif lain, seperti kalau rumah sakit daerah itu kan ada BLUD atau penanganan Covid-19, itu kan ada insentifnya tersendiri,” tambahnya.
Oleh hal tersebut, pihaknya berharap agar program layanan kesehatan tanggap cepat ini dapat segera dijalankan di seluruh puskesmas yang ada di Kota Samarinda.
“Tetapi kita mendukung, namun memang tinggal kesiapan anggaran di masa pandemi ini, otomatis tidak semuanya sesuai harapan,” pungkasnya.
Pelaksanaan uji coba Doctor On Call sendiri akan dievaluasi perjalanannya oleh Pemkot Samarinda melalui Dinas Kesehatan.
Penulis :syaef
Editor : Redaksi





















Users Today : 3
Users Yesterday : 2
Total Users : 31892
Total views : 120870
Who's Online : 1