INFO BENUA.ID.Samarinda, Anggota DPRD kota Samarinda Anhar angkat suara terkait pembentukan Tim Percepatan Pembangunan oleh Walikota Samarinda Andi Harun.
Menurutnya, dari segi pembangunan, Samarinda adalah daerah yang maju dengan berbagai konsepnya.
Namun, terkait dengan pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Daerah tersebut, dinilainya kurang tepat. Pasalnya, saat ini kota Samarinda mengalami banyak permasalahan, diantaranya banjir yang harus mendapatkan prioritas perhatian.
“Kalau tim Percepatan Pembangunan itu, tentu kita lihat timnya terdiri dari siapa saja? Apa latar belakangnya? Itu harus jelas. Samarinda ini tidak ketinggalan pembangunan,” katanya, Kamis (17/11/2021).
Dirinya menegaskan, justru tim Percepatan Pembangunan Daerah sangat diperlukan bagi daerah-daerah yang baru mengalami pemekaran wilayah atau daerah otonomi baru (DOB).
“Tim percepatan pembangunan perlu untuk daerah DOB, kalau Samarinda tidak. Sekarang, bagaimana kita mengatasi kisruh pembangunan, bagaimana kita atasi pertambangan ilegal, bagaimana kita atasi masalah tata ruang, masalah pengikatan PDRB dan melihat sektor dasar yang mampu menggerakkan ekonomi kota,” ujar Politisi dari PDI Perjuangan ini.
Walaupun menilai kota Samarinda bukan masuk dalam kategori daerah yang tertinggal dalam hal pembangunan, tetapi dirinya tidak bisa melarang Walikota untuk membentuk tim tersebut.
Namun dirinya dengan tegas mengingatkan Walikota, bahwa jika anggaran yang digunakan untuk membentuk tim Percepatan Pembangunan Daerah tersebut menggunakan dana dari APBD, tentu harus sesuai aturan dan pengelolaan, termasuk pertanggungjawaban pada masyarakat.
“Sekali lagi, Samarinda bukan daerah tertinggal. Tapi Walikota berhak untuk kewenangan itu. Ingat, masyarakat perlu tahu tentang percepatan pembangunan, apalagi kalau tim itu menggunakan anggaran APBD. Setiap penggunaan anggaran belanja daerah, tentu ada aturannya dan pengelolaannya, juga pertanggungjawaban pada publik. Baik secara administratif maupun moralitas,” tegasnya.
“Artinya, tim ini agar bagaimana tidak berbenturan dengan tata ruang dan dapat mengakses seluruh kepentingan masyarakat,” timpalnya.
Disinggung mengenai apakah pembentukan tim Percepatan Pembangunan Daerah tersebut memang dibutuhkan untuk kota Samarinda saat ini, Anhar menyebut, dirinya bukan menolak pembangunan. Tapi lagi-lagi dirinya menilai bahwa Samarinda adalah kota maju dalam hal pembangunan.
“Saya tidak mengatakan tidak dibutuhkan, karena nyatanya ada. Karena namanya tim Percepatan Pembangunan Daerah ini ada, tapi Samarinda bukan kota tertinggal,” imbuhnya.
Penulis : Een






















Users Today : 1
Users Yesterday : 1
Total Users : 31896
Total views : 121562
Who's Online : 1