Reporter : Tim Redaksi 02
INFO BENUA- SAMARINDA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menginstruksikan PTM dilangsungkan pada pertengahan Juli 2021,dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) menjadi hal yang paling dinanti-nantikan oleh seluruh Orang tua, peserta Didik dan guru.
Kota Samarinda termasuk salah satu kota yang tetap bersikukuh ingin membuka PTM, mengingat telah ada 14 Sekolah Tangguh Covid (STC) yang berlangsung hingga saat ini.
Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda tengah gencar-gencarnya menggelar kunjungan ke sejumlah sekolah yang ada di kota Samarinda, tak terkecuali beberapa sekolah yang telah melangsungkan STC tersebut.
Ditemui di ruangannya Sani bin Husein, wakil ketua komisi IV ini menyampaikan, kunjungan beberapa minggu belakangan ini adalah untuk mengontrol segala persiapan PTM pada pertengahan bulan ini.
” Kita sudah kebeberapa daerah, dan kita pusatkan ke STC, sekolah pinggiran yang memiliki banyak kendala, seperti Palaran, sambutan dan daerah pinggiran lainnya,” kata Sani, Senin (5/7/2021).
Sani menjelaskan bahwa beberapa kendala dari sekolah pinggiran adalah blank spot, keterbatasan ekonomi, hingga kesulitan menerima materi yang disampaikan secara daring tersebut.
Selain itu politisi dari fraksi PKS ini juga mengatakan masalah utama yang harus menjadi perhatian adalah penyampaian materi dan pembelajaran karakter anak. Kendati demikian, ia tak menafikan jika kesehatan juga harus jadi perhatian.
” Artinya begini, kita ingin anak-anak tidak kehilangan nilai pembentukan karakter dan pengalaman belajar. Namun disisi lain kita juga menginginkan anak-anak sehat, itu yang masih jadi dilema hingga kini,” imbuhnya.
Hingga kini komisi IV DPRD Kota bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan masih mencari jalan terbaik untuk pelaksanaan PTM se-efisien mungkin.






















Users Today : 2
Users Yesterday : 2
Total Users : 31891
Total views : 120034
Who's Online : 1