
SAMARINDA info benua – Permasalahan menyangkut air di Kota Samarinda kerap kali menjadi bahan keluhan oleh warga Samarinda, baik menyangkut ketersediaan air maupun kualitasnya.
Dari banyaknya keluhan yang ada, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati mengatakan bahwa memang cukup banyak permasalahan yang ada. Khususnya di wilayah pegunungan, maupun daerah yang jauh di akses. Seperti di wilayah Batu Cermin, Batu Besaung, Palaran, dan Bantuas.
“Banyak wilayah itu kan belum teraliri air,” ungkap Puji.
Sebabnya, ia pernah langsung berkunjung ke lokasi pengolahan air untuk melihat kondisi dari peralatan yang di miliki oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Ternyata, masih di perlukannya kebutuhan-kebutuhan seperti pembaharuan peralatan yang ada, maupun pembangunan intake tambahan.
Memang letak geografis Kota Samarinda ini memiliki tingkat elevansi yang tidak datar, sehingga karena hal tersebut pun menjadi salah satu kendalanya.
“Di beberapa wilayah itu kan ada yang jarak rumah satu ke rumah lainnya itu tidak dekat. Bahkan lokasinya pun naik dan turun gunung. Jadi letak geografis itu memang mempengaruhi,” tuturnya.
Semestinya, dari PDAM perlu memperbaharui mindset pekerjanya, bahwa selain meraup keuntungan, itu perlu memberikan pelayanan yang terbaik ke masyarakat. Agar tidak ada lagi keluhan terkait aliran maupun kualitas air.
“Karena saya pikir kalau masyarakat sudah teraliri air, berapapun yang di pakai pasti akan di bayarnya kok,” tuturnya.
Ia selaku Anggota DPRD asal daerah pemilihan (dapil) Samarinda, selalu mengatakan kepada masyarakat, ketika mendapatkan keluhan menyangkut persoalan apapun, terkhusus pada air dapat langsung di sampaikan padanya. “Biar saya bisa langsung sampaikan juga ke badan pengawas maupun direksi,” tukasnya. (Kka)





















Users Today : 2
Users Yesterday : 2
Total Users : 31891
Total views : 120416
Who's Online : 1