Samarinda, Info Benua – Beberapa Anggota DPRD Kota Samarinda ikut mengecek lokasi terjadinya abrasi di Bawah Jembatan Mahkota II Samarinda, pada Senin (26/4/2021) kemarin.
Pantauan awak media Info Benua, bahwa abrasi menjadi sepakin memprihatinkan, pasalnya hanya di area pinggir sungai, tetapi sudah melauas hingga sidah melewati jalanan di sampaing sungai.
Guntur Anggota Komisi DPRD Kota Samarinda, salah satu anggota dewan yang ikut ke lokasi meninjau langsung pasca terjadinya abrasi.
Ia menilai bahwa adanya kelalaian dalam pengerjaanya, yang dilakukan oleh pihak kontraktor yakni PT Nindya Karya (Persero).
Sewaktu mendengarkan penjelasan dari pihak penanggungjawab proyek, merasa tak pual lantaran menurut Guntur mereka tidak bisa memberikan penjelasan.
“Saat kami (mencoba) berkoordinasi dengan pihak kontraktor, mereka tidak ada keterbukaan, alasannya ya nanti akan disampaikan ke pihak direksi,” tutur Guntur.
Kader Demokrat tersebut juga menilai, pengerjaan instalasi pengelolaan lumpul yang terjadi abrasi itu, diduga ada kelalaian dari pihak pelaksananya.
“Kami lihat memang ada kelalaian, karena ini kan ada reklamasi atau penimbunan tanah. Makanya, nanti kami akan panggil dari pihak direksi mereka,” jelasnya. (RDN)























Users Today : 1
Users Yesterday : 12
Total Users : 32073
Total views : 127053
Who's Online : 1