Tanjung Selor, Infobenua — Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta menggelar talk show melalui zoom meeting di ruang rapat kantor Gubernur. Hadir sebagai narasumber Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang.
Talk show tersebut mengusung tema “Sinergi UGM dan KAGAMA: Pembekalan Calon Wisudawan Program Pascasarjana Periode April 202,” yang merupakan upaya untuk meningkatkan peran alumni dalam perguruan tinggi dengan mengembangkan relasi alumni yang terintegrasi dari hulu ke hilir.
Sesuai dengan tema khusus yang diberikan yaitu Strategi Pengembangan Daerah Perbatasan, Gubernur Zainal memaparkan tentang tantangan di kawasan perbatasan Kaltara.
Gubernurķ menerangkan ada lima tantangan yang dihadapi, diantaranya adalah kesenjangan wilayah, infrastruktur yang minim, pelanggaran lintas batas, demografi, dan Sumber Daya Manusia (SDM) terbatas.
“Kondisi masyarakat yang masih terisolir dan sosial ekonomi masih tertinggal, contoh seperti desa Krayan, hanya dapat ditempuh melalui transportasi udara. Untuk darat belum tembus, apalagi menggunakan tranportasi air, karena Krayan merupakan salah satu daerah di Kalimantan Utara yang berada di dataran tinggi,” papar gubernur yang merupakan alumni Fakultas Hukum UGM tersebut.
Ada pun mengenai pelanggaran lintas batas yang sering terjadi, Gubernur Zainal tidak menampik akan hal tersebut.
“Karena memang wilayah perbatasan ini begitu luas, kalau mau diperketat memang harus memperbanyak penjaga perbatasan,” tambahnya.
Gubernur Zainal selanjut memaparkan sepuluh prioritas daerah dan pencapaiannya saat ini. Salah satunya adalah pembangunan jalan di Krayan dan pembangunan Base Transceiver Station (BTS).
“Untuk diketahui, pencapaian pembangunan di Kaltara terutama di kondisi sekarang, di perbatasan itu 966,59 kilometer panjang jalan perbatasan, kemudian sudah terbuka sebanyak 762,89 kilometer. Ada pun yang belum terbuka adalah 80,08 kilometer. Ini salah satu jalan yang baru saya lewati. Lumpur setinggi paha, jadi akses darat yang bisa lewat di jalan ini hanya kendaraan double cabin, atau 4 x 4,” jelasnya, memaparkan kondisi jalan sewaktu melakukan kunjungan kerja di desa Krayan.
Gubernur Zainal juga menyampaikan tentang pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), dimana empat PLBN tersebut sudah masuk dalam Instruksi Presiden sejak tahun 2019. PLBN tersebut adalah PLBN Sei. Pancang, PLBN Long Midang, PLBN Labang dan PLBN Long Nawang. Demikian akhir pemaparan gubernur. (rio/ru).






















Users Today : 1
Users Yesterday : 2
Total Users : 31843
Total views : 118374
Who's Online : 1