INFOBENUA-SAMARINDA, Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PUPR Provinsi Kaltim, yang juga dihadiri Wakil Bupati Kutai Barat (Kubar) beserts Kepala Dinas PUPR Kutai Barat, Kepala Bapeda, dan rekan dari Komisi III DPRD Prov. KALTIM.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kaltim, Marthinus. Mengatakan ada 3 permasalahan yang dibahas pada RDP tersebut. Yaitu maslah jalan akses Kubar ke Samarinda yang berjarak 300 km agar segera dianggarkan.
“Kedua bagaimana strategi kita melanjutkan pembangunan jembatan <span;>Aji Tullur Jejangkat (ATJ)<span;>, karena samapi saat ini masih belum dilajutkan. Namun mereka mempuyai opsi untuk medesain ulang jambatan tersebut,” ujarnya kepada awak media, (4/21).
Kemudian, Martinus menyampaikan bahwa dirinya akan mengajukan hal tersebut melalui APBD, Provinsi dan Pusat. Karena menurutnya APBN harus terlibat. Sebab Kurai Barat itu merupakan perbatasan langsung dengan PPU. Selain itu kubar juga termasuk wilayah strategis, dengan berbagai wisata, adat dan sosialnya.
Lebih lanjut yang ke 3 dewan mendorong agar sesegera mungkin untuk melanjutkan penyelesaian jembatan tering yang telah dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi sebanyak 55 Miliar.
“Sesegera mungkin juga kami teruskan dengan kepala daerah, gubernur untuk menyelesaikan proyek itu, jadi jembatan <span;>Aji Tullur Jejangkat (ATJ)<span;>, dan jembatan tering, dapat membantu akse jalan darat antara Kubar dan Samarinda,” imbuhnya
Ia juga menjelaskan bahwa jika jembatan ATJ itu selesai dibangun, maka akses jalan Samrinda – Kubar yang sebelumnya memakan waktu 10 jam, itu bisa ditempuh hanya 5 jam.
“Terkait waktu, dirinya belum bisa memastikan, hanya saja semua pasti tetap akan kita dorong semaksimal mungkin,” tutupnya (*dc).























Users Today : 1
Users Yesterday : 1
Total Users : 31844
Total views : 118383
Who's Online : 1