Bontang, Infobenua — Bulan suci Ramadhan tinggal menghitung hari, tentunya hal ini sangat dinantikan para pedagang dengan menggelar pasar Ramadhan.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang pun angkat bicara terkait tradisi masyarakat di bulan suci Ramadhan.
Abdul Malik mengatakan, pemerintah harus mengantisipasi membeludaknya masyarakat di pasar Ramadhan. Tentu ini tak lain sebagai upaya menekan angka penyebaran virus korona. Pun untuk memastikan warga tetap aman ketika mencari jajanan sebelum berbuka puasa.
Untuk menanggulangi agar tidak terjadinya kerumunan dalam jumlah besar maka ia menyarankan kepada pemerintah untuk menentukan beberapa titik untuk digelarnya pasar Ramadhan.
“Saya minta sejak jauh hari sudah dipersiapkan dan tentukan lokasi titik mana saja boleh digelarnya pasar Ramadhan. Biar tidak terjadi kerumunan,” sebutnya. Senin (29/03/2021).
Sementara, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang, Adar Ibrahim mengatakan, pihaknya hanya menyiapkan 2 lokasi khusus pasar ramadan. Nantinya, pemerintah bakal memfasilitasi meja-meja lapak dan tenda bagi pedagang. Di luar kedua tempat itu, tidak ada.
”Sesuai arahan Tim Satgas Covid-19 kota, sudah ditentukan dua lokasi yakni di halaman parkir eks kantor UPT Pasar, tepat di seberang Pasar Taman Rawa Indah, Jalan Ir Juanda. Kemudian di pelataran Pasar Telihan,” katanya. *
— Reporter: Jis
— Editor: Ru






















Users Today : 1
Users Yesterday : 1
Total Users : 31835
Total views : 118086
Who's Online : 1