Samarinda, Infobenua — Komisi II DPRD Kaltim merencanakan untuk memanggil Panitia Seleksi (Pansel) dari perekrutan pimpinan Perusahaan Daerah (Perusda).
Pemanggilan ini dilakukan untuk mengetahui, keterbukaan dari progres yang telah dilakukan oleh pansel.
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono berkata dalam penentuan pimpinan direksi maupun komisaris Perusda perlu dilakukan secara berhati-hati. Demi terciptanya kepemimpinan Perusda yang berintegrigas.
Menurutnya, memang DPRD Kaltim tidak dilibatkan dalam proses perekrutan pimpinan Perusda. Namun, bagi dia, bukanlah hal pelanggaran aturan ketika melakukan pengawasan terhadap Pansel.
“Jadi kita awasi agar ada keterbukaan informasi aja,” kata Tio sapaannya, Senin (29/3).
Tio mencontohkan, isu yang beredar di khlayak ramai bahwa dalam seleksi administratif, para calon pelamar tidak diberi tahu indikator ketidaklolosannya.
Karena itu, ia meminta kepada Pansel, kelak untuk dapat memberikan semua data terkait calon pelamar untuk mengetahui track record. Serta, indikator-indikator penilaian terhadap pelamar tersebut.
“Bisa juga datangi pelamar yang gugur di seleksi administrasi. Ditanya aja, apakah dikasih tau kenapa tidak lulusnya itu,” ujar Tio.
Hal ini, dilakukannya demi membuat kepercayaan kepada masyarakat agar tidak berfikir yang negatid dengan pemerintah. Maka dari itu, lebih baik dibuka semua untuk memaksimalkan proses perekrutan pimpinan perusda ini. *
— Reporter: Kka
— Editor: Asa






















Users Today : 1
Users Yesterday : 1
Total Users : 31835
Total views : 118057
Who's Online : 1