Samarinda, Infobenua — Pembukaan sekolah secara Pertemuan Tatap Muka (PTM) yang diputuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim seusai vaksinasi guru dan tenaga pendidik rampung ternyata menuai berbagai tanggapan yang tidak selaras. Salah satunya seperti Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Jawad Sirajuddin.
Jawad mengaku cukup pesimis jika melihat kondisi realitas di Kaltim saat ini untuk menghadapi sekolah secara PTM. Menurutnya, Mendikbud dan Menteri Kesahatan perlu bersinergi dan sinkron dalam hal ini. Karena, jangan sampai ketika melaksanakan sekolah di wilayah yang masih zona merah justru akan membuat sebuah cluster yang akhirnya meningkatkan positif red di dalam satu wilayah.
“Ya kita harus mengacu bagaimana zona yang masih merah harusnya diturunkan menjadi hijau dilu. Karena kalau masih merah saya pesimis itu berjalan,” kata Jawad, Jumat (19/3).
Bagi dia, jika memang ingin memaksakan PTM di semester ganjil tahun ajaran baru nanti, alangkah eloknya jika membenahi dari sekarang, terkait zona dan juga kesadaran warga terkhusus pada anak sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan. “Jangan sampai nanti satu bulan pertama malah ada Covid-19, kan berat itu,” ungkapnya.
Terkait sekolah PTM sebenarnya Jawad cukup sepakat, namun jika dilaksanakan ditengah kondisi yang belum stabil ini justru menurutkan akan kembali mengancam para murid. Bahkan, orang tua ataupun wali murid pasti tidak tenang. Karena bagi dia, tidak ada jaminan ketika sudah mulai diterapkan PTM para siswa ini dapat menjalankan protokol kesehatan dengan baik. “Tidak ada jaminan juga mereka kebal Covid-19, karena sulitnya mengawasi dan kontrol ketika anak sekolah itu berkumpul,” tukasnya.
Oleh karena itu bagi dia, jika memang diwajibkan untuk sekolah PTM, para kepala daerah perlu melakukan kajian secara mendalam terlebih dahulu, yang kelak akan menghasilkan sebuah kesimpulan dengan berbagai pertimbangan. *
— Reporter: Kka
— Editor: Ru























Users Today : 3
Users Yesterday : 1
Total Users : 31826
Total views : 117598
Who's Online : 1