INFOBENUA-SAMARINDA, Untuk mencari potensi yang dimiliki pada sektor perekonomian kehutanan, Ketua Komisi II DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang memiliki harapan besar agar pemerintah memperhatikan beberapa UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) di Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Seperti halnya saat dirinya bertandang ke UPTD KPHL Batu Rook dan UPTD KPHL Batu Ayau, Melak, Kabupaten Kubar, legislator dari Dapil Kubar tersebut mengatakan jika pemerintah juga perlu untuk mengetahui apa saja kendala yang terjadi dalam melaksanakan program kerja dari KPHL untuk menggali potensi perekonomian.
“Salah satu kendala yang dihadapi disana, seperti Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Kehutanan Dana Reboisasi (DBH DR) yang hingga saat ini belum mengalir, sehingga terpaksa tenaga teknis kehutanan yang berjumlah sembilan orang dirumahkan karena tidak bisa membayar gaji mereka,” ujarnya Selasa (16/3/2021).
Alasan belum bisa terealisasikan, lantaran kondisi ini berakibat pada penggajian sehingga tidak sedikit karyawan yang dirumahkan.
Dari permasalahan itu, veridiana meminta agar perhatian khusus dari pemerintah mengingat beban kerja serta tanggungjawab dalam menjaga kelestarian lingkungan ini tentu sangat dibutuhkan.
“Ditambah lagi personel di lapangan kurang terlebih banyak yang sudah pensiun, Komisi II akan membantu mendorong pemerintah provinsi untuk membuat peraturan gubernur mendahului APBD. Ini merupakan solusi cepat dan sesuai dengan aturan hukum,” tutupnya
Wartawan: DC






















Users Today : 1
Users Yesterday : 7
Total Users : 31834
Total views : 117837
Who's Online : 1