Samarinda, Infobenua — Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim Mimi Meriami dorong Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim untuk lebih aktif menyelesaikan permasalahan tambang ilegal di Kaltim.
Menurutnya, permasalahan tambang ilegal masih menjadi pekerjaan besar untuk diselesaikan oleh ESDM Kaltim. Oleh sebab itu pihaknya menyoroti masalah tambang yang hingga kini belum terdapat solusi penyelesaiannya.
“Jadi kita juga minta Dinas ESDM untuk lebih aktif menghadapi masalah tersebut,” kata Mimi.
Melihat permasalahan itu, legislator dari Dapil Balikapapan tersebut meminta agar Dinas ESDM Kaltim tidak sekedar melakukan kerja formalitas, tetapi lebih dari itu, ia berharap adanya gebrakan untuk mengatasi masalah tambang ilegal.
“Jadi memang harus ada gebrakan mengatasi tambang ilegal. Kalau hanya sekedar kerja formalitas aja tidak akan mungkin dapat terselesaikan,” tegasnya.
Seperti contohnya lanjut Mimi, upaya penyelesaian yang bisa dilakukan Dinas ESDM Kaltim adalah bekerjasama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim dalam hal pengawasan. Hal itu dilakukan karena dirinya menyadari jika wewenang melakukan penindakan pidana bukanlah kewenangan Dinas ESDM.
“Yang bisa Dinas ESDM lakukan bagaimana agar kasus tersebut terselesaikan. Jadi kembali lagi karena itu memang ranahnya sudah pidana, itu memang bukan ranah Dinas ESDM,” bebernya.
Adapun dari upaya penyelesaian tersebut, kembali ia tegaskan jika masalah pertambangan ilegal merupakan pekerjaan besar di Kaltim. Dikarenakan hal itu erat kaitannya dengan penyebab permasalahan lingkungan yang semakin parah.
“Saya rasa memang pertambangan ilegal menjadi pekerjaan besar Kaltim, karena berhubungan erat dengan masalah lingkungan. Yang paling parah itu kan masalah banjir, longsor, dan pendangkalan sungai,” tandasnya. *
— Reporter: Kka
— Editor: Ru






















Users Today : 6
Users Yesterday : 4
Total Users : 31957
Total views : 123313
Who's Online : 1