Samarinda, Infobenua — Firman Hidayat, Ketua KPU Samarinda mengatakan saat ini persiapan debat sudah hampir 100 persen.
Dipastikan dalam debat kandidat Pilkada Samarinda nanti ketiga paslon akan hadir dalam acara yang digelar oleh KPU Samarinda tersebut.
Sementara itu persiapan lainnya adalah pematangan materi yang dibuat oleh tim penyusun.
“Untuk diketahui, ada tujuh materi antara lain, artinya ada pembebanan yang berbeda antara Walikota yang berdebat, Wakil Walikota dan paslon nanti yang berdebat,” papar Firman Hidayat, Jumat (16/10/2020).
Pihaknya juga telah berkordinasi dengan pihak kepolisian terkait pengamanan selama debat berlangsung. Debat akan dilaksanakan pada Minggu depan pukul 20.00 wita. Lokasi debat digelar di Hotel Mercure Samarinda.
Karena masih dalam masa pandemi Corona atau covid-19, maka kegiatan debat calon dibatasi jumlah orang yang hadir menyakan.
Firman menegaskan seluruh calon wajib tidak boleh membawa massa ataupun pendukung saat hadir dalam debat. Hanya dua paslon dan empat orang perwakilan parpol. Pendukung tidak boleh ada konvoi dan tidak ada kerumunan massa. “Silahkan tonton di rumah masing-masing,” anjurnya.
Media elektronik, Minggu lusa, yang akan menayangkan secara langsung acara debat adalah TVRI.
Namun selain TVRI yang menayangkan acara debat calon Walikota, KPU juga menyediakan fasilitas streaming melalui akun YouTube dan Facebook resmi KPU Samarinda. Pihak KPU Samarinda akan menggelar debat calon Walikota tersebut pada Minggu (18/10/2020) mendatang.
Dilain pihak, Komisioner KPU Samarinda Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipan Masyarakat ( Sosdiklihparmas ) M Najib, Minggu (11/10/2020) mengatakan saat ini masih mempersiapkan materi yang akan didebatkan.
“Sekarang KPU Samarinda sedang membentuk tim penyusun materi debat termasuk mengulas pertanyaan delapan pemateri nanti yang digodok tim penyusun. Jumlah tim penyusun ada sembilan orang terdiri dari akademis, profesional dan tokoh masyarakat,” terang M Najib kepada media ini, Minggu siang (11/10/2020).
Ada sekitar delapan materi inti yang akan disusun oleh tim penyusun.
Masyarakat pun diperbolehkan memberikan materi usulan kepada KPU Samarinda. Pertanyaan masyarakat paling lambat dikumpul satu pekan sebelum debat berlangsung.
Masyarakat bisa mengirimkan materi pertanyaan ke email KPU tekmaskpusmd@gmail.com
“Pertanyaan warga ditunggu. Hari ini terakhir mereka bisa menyerahkan pertanyaan ke email kemudian disertakan soft file KTP,” kata Najib.
Sedangkan untuk jenis pertanyaan, KPU masih belum mengecek tema apa saja yang paling banyak disarankan oleh tim ataupun masyarakat.
“Kami belum update masih menghimpun. Setelah batas akhir jam 12 malam ini kami menyampaikan ke tim penyusun dan moderator untuk didiskusikan kembali dan difilter,” sambungnya.
Untuk membatasi jumlah kerumunan, KPU menggelar kegiatan secara streaming. Tidak Boleh Melanggar Protokol Corona. Jika ada calon kepala daerah melanggar protokol kesehatan dan terpapar Covid-19 maka kemungkinan besar akan ada penundaan pelantikan bagi calon yang terpilih.
Perihal tersebut disampaikan Asisten 1 Pemerintah Kota atau Pemkot Samarinda, Tejo Sutarnoto.
“Sebagaimana ditegaskan oleh Manteri Dalam Negeri atau Mendagri Tito Karnavian kemungkinan bisa ada penundaan pelantikan bagi peserta yang terpilih. Karena itu semua pihak yang terlibat lebih serius menekan penyebaran covid-19 pada tahapan Pilkada ini,” imbuhnya, Sabtu (12/9/2020).
Ia melanjutkan bahwa Pemkot Samarinda akan memerangi Covid-19 itu secara masif. “Jangan sampai menimbulkan kekhawatiran ada klaster pilkada, khususnya di Samarinda,” sambungnya.
Ketika disinggung terkait sanksi yang bagi para calon ketika melanggar protokol kesehatan, kata Tejo Sutarnoto, saat ini belum.
“Namun ada nanti di waktu penandatanganan pakta integritas pada saat pengundian calon, isinya belum tahu karena yang mengonsep dari KPU. Di situ ada hak dan kewajiban yang harus dilakukan para calon,” pungkasnya. #
– reporter: kaka
– editor: Ades






















Users Today : 2
Users Yesterday : 2
Total Users : 31891
Total views : 120606
Who's Online : 1