InfoBenua.Com
Advertisement
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
No Result
View All Result

Empat Bandara Bisa Didarati Pesawat ATR-72 , Pengembangan Bandara di Kaltara Menjadi Perhatian Serius

by Redaksi Utara
Agustus 12, 2020
in Advetorial, Kaltara
Reading Time: 3 mins read
Empat Bandara Bisa Didarati Pesawat ATR-72 , Pengembangan Bandara di Kaltara Menjadi Perhatian Serius
Bagikan
Views Count: 2

Tanjung Selor, Info Benua – Atas koordinasi dan komunikasi yang intensif dengan pusat, serta dukungan penuh melalui pendanaan APBN, sejak 2014 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus berupaya menggenjot peningkatan Bandar Udara (Bandara) di wilayah perbatasan ini. Hasilnya, dari sebelumnya sebuah bandara kecil, empat bandara di Kaltara kini sudah bisa didarati Pesawat ATR-2.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan, ada 6 bandara di Kaltara yang menjadi prioritas pengembangannya. Yakni, Bandara Juwata di Tarakan, Bandara Tanjung Harapan di Tanjung Selor Bulungan, Bandara Kolonel RA Bessing di Malinau, Bandara Long Apung di Malinau, serta di Nunukan ada Bandara Nunukan dan Yuvai Semaring Krayan.

Dalam kurang waktu lima tahun, dikatakan, keenam bandara tersebut telah berubah semakin membaik. Bahkan empat di antaranya (kecuali Tarakan) telah memanuhi syarat untuk didarati pesawat besar, salah satunya ATR-72. Yaitu Bandara Nunukan, Bandara Tanjung Harapan (Bulungan), Bandara Malinau dan Bandara Yuvai Semaring, Krayan.

“Termasuk Bandara Juwata Tarakan, sebagai bandara Internasional kondisinya juga semakin membaik. Pengembangan masih terus dilakukan. Bahkan waktu ada Pak Presiden ke Kaltara akhir tahun lalu, kembali saya usulkan secara langsung. Namun karena kondisi tahun ini, terkendala pandemi Covid-19 sedikit tertunda,” kata Irianto.

Bandara Nunukan, disebut sebagai salah satu bandara yang pengembangannya cepat. Kondisi Bandara Nunukan dahulu sangat jauh dari standar internasional. Pada 2016, panjang runway Bandara Nunukan masih 1.100 meter, kini bersolek dengan panjang runway mencapai 1.600 X 30 meter.

Sesuai laporan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, kata Irianto, pengerjaan Bandara Nunukan dimulai pada 2017. Yakni, dilakukan perpanjangan runway pada Bandara Nunukan 500 X 300 meter dengan anggaran Rp 35 miliar lebih. Kemudian dilanjut pada tahun 2019 diperpanjang 150 X 30 meter dengan anggaran Rp 19 miliar.

“Jika ditotal, panjang runway mencapai 1.750 meter, namun di ujung bandara yang mengarah ke permukiman, di-displace 150 meter. sehingga total runway yang di verifikasi panjangnya 1.600 meter,” terang Irianto, didampingi Kepala Dishub Kaltara Taupan Madjid.

“Saat ini, landasan pacu Bandara Nunukan telah didarati oleh pesawat jenis ATR-72. Termasuk bandara lainnya, yakni Bandara Tanjung Harapan, Kolonel RA Bessing, dan Yuvai Semaring,” tambahnya.

Gubernur mengungkapkan, dalam kurung waktu 2014-2018, pengembangan 6 bandara di Kaltara mendapatkan dukungan penuh dari pusat melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Nilainya Rp 1 triliun lebih. Dengan rincian, pada 2014 dianggarkan Rp 263,8 miliar, pada 2015 sebesar Rp 272,1 miliar, 2016 sebesar Rp 152,8 miliar, 2017 sebesar Rp 243,8 miliar, dan di 2018 sebesar Rp 182 miliar.

“Ini tidak lepas dari komunikasi dan sinergi yang baik yang kita lakukan secara intens dengan Pusat. Baik dengan Menhub, waktu Bapak Ignasius Jonan hingga Bapak Budi Karyadi, maupun langsung dengan Presiden,” katanya.

Sementara di tahun 2020, peningkatan dan perpanjangan runway dilakukan di Lapangan Terbang (Lapter) Kecamatan Pujungan, Kabupaten Nunukan. Pendanaannya, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara, sebesar Rp 3 miliar.

“Sebelum masuknya provinsi, Lapter Pujungan memiliki panjang runway 440 X 26 meter, dengan kondisi yang berbelok atau tidak lurus. Saat ini lapter Pujungan memiliki panjang runway 500 X 26 meter, dengan kondisi lurus dan ditingkatkan dari rumput menjadi aspal lapen (lapis penetrasi),” kata Taupan menambahkan.

“Peningkatan runway lapter Pujungan sendiri di mulai sejak 2018. Pada 2018, melalui APBD dianggarkan sebesar Rp 1 miliar lebih, pada 2019 juga dianggarkan Rp 1 miliar, dan terbaru tahun ini dianggarkan Rp 3 miliar,” pungkasnya. (roy/adv).

 

 

 

 

 

 

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Share 0
Previous Post

Titik Panas Terpantau, Tingkatkan Antisipasi Karhutla

Next Post

Komisioner KPU M Najib: Relasi Diharapkan Bisa Mengurangi Pemilih Golput

Next Post
Komisioner KPU M Najib: Relasi Diharapkan Bisa Mengurangi Pemilih Golput

Komisioner KPU M Najib: Relasi Diharapkan Bisa Mengurangi Pemilih Golput

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Februari 24, 2022
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

April 1, 2022
KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

Februari 10, 2022
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Maret 9, 2022
Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

1

Mendagri Diminta Hadiri Upacara Bendera di Krayan

1
Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

1
Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

1
“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

April 18, 2022
H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

April 18, 2022
Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

April 16, 2022
Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

April 16, 2022

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

032195
Users Today : 3
Users Yesterday : 4
Total Users : 32094
Total views : 130218
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.217.151
Server Time : 2026-11-03

Kategori

  • Advertorial
  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Berau
  • Berita Foto
  • Berita Pilihan
  • Berita Video
  • Bontang
  • Diskominfo kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Dprd Kaltim
  • DPRD SAMARINDA
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Jawa Bali
  • Kalimantan
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kubar
  • Kukar
  • Kutim
  • Makassar
  • Mamuju
  • Nasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemkot Samarinda
  • PEMPROV KALTIM
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Samarinda
  • Sulawesi
  • Sulbar
  • Tana Tidung
  • Uncategorized
  • Warta Parlementeria
InfoBenua.Com

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com

Navigasi

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Follow Us

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com