Samarinda, Info Benua — Pemkot Samarinda menggelar rapat Senin (11/5/2020) tadi bersama beberapa Perguruan Tinggi (PT) baik negeri maupun swasta yang ada di Kaltim.
Rapat yang dipimpin Asisten I Pemkot Samarinda Tejo Sutarnoto itu membahas keinginan pemkot agar PT bisa mendata mahasiswa mereka terutama yang ada di luar Samarinda dan tidak bisa kembali ke kampung halaman karena situasi pandemi seperti saat ini.
“Kami minta Perguruan Tinggi memastikan mahasiswa mereka di Samarinda itu yang kami bantu. Kalau sudah pulang kampung ya bukan kewajiban kita,” kata Tejo usai rapat.
Saat ini data yang sudah dikantongi Pemkot Samarinda, sebanyak 3.400 mahasiswa luar daerah yang masih berada di Samarinda. Namun data tersebut belum diverifikasi sehingga kevalidannya masih belum maksimal. Sehingga dikatakan Tejo, bahwa pihaknya memberikan waktu hingga Rabu (13/5/20).
“Semoga sudah selesai pendataannya. Itu universitas yang urus,” harap Tejo
Bantuan yang akan diserahkan berbentuk sembako senilai Rp150 ribu. Angka tersebut sama seperti bantuan sosial yang selama ini diberikan Pemkot Samarinda kepada warganya yang terdampak Covid-19 namun pemkot tidak menggunakan jasa angkutan online dalam pendistribusiannya. Nanti universitas yang atur karena mungkin kos atau kontrakan mahasiswa susah ditemukan, aku Tejo. (ek/ib/adv).





















Users Today : 2
Users Yesterday : 18
Total Users : 32002
Total views : 124745
Who's Online : 1