InfoBenua.Com
Advertisement
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog
No Result
View All Result
InfoBenua.Com
No Result
View All Result

Gubernur Kaltara-Mentan Teken MoU Pengembangan Pertanian Keluarga

by Redaksi Utara
November 4, 2019
in Advetorial, Kaltara
Reading Time: 4 mins read
Gubernur Kaltara-Mentan Teken MoU Pengembangan Pertanian Keluarga
Bagikan
Views Count: 510

Kendari, Info Benua – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menegaskan, Kaltara siap mendukung program-program yang telah dirancang oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo selama lima tahun ke depan. Untuk itu, dirinya akan segera mengumpulkan seluruh bupati/walikota, organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkaitnya, untuk menyusun rencana pembangunan pertanian dalam arti luas ke depan. “Kita sangat mendukung dan menyambut baik, langkah pro aktif dan penuh inisiatif dari Mentan yang baru (Syahrul Yasin Limpo). Untuk melakukan langkah cepat dalam rangka mendorong akselerasi pembangunan pertanian di daerah,” kata Gubernur yang dijumpai di sela menghadiri peringatan Hari Pangan Sedunia tingkat Nasional di di Desa Puudambu, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Sabtu.
Diungkapkan, saat membuka rangkaian kegiatan Hari Pangan Sedunia, Mentan memaparkan beberapa program pengembangan pertanian yang akan dijalankan di seluruh daerah di Indonesia. Menundaklanjuti hal tersebut, Gubernur mengatakan, sekembalinya ke Kaltara dirinya akan mengundang seluruh pihak terkait, termasuk bupati walikota untuk melakukan rapat konsolidasi internal, menyusun rencana pembangunan pertanian dalam arti luas 5 tahun ke depan. “Nanti kita undang bupati/walikota, juga dari dinas pertanian, dinas kehutanan, dinas lingkungan hidup, dan OPD terkait lainnya baik di provinsi maupun di kabupaten/kota. Termasuk mungkin pihak-pihak di luar pemerintahan,” ujar Irianto.
Gubernur mengatakan, melalui rapat konsolidasi tersebut, akan dibahas secara intens, serta menyamakan persepsi untuk pembangunan pertanian di Kaltara ke depan. “Kita tentukan apa komoditas yang cocok. Kita tetapkan lokasinya di mana, bagaimana pembiayaannya, hingga siapa yang bertanggung jawab. Saya ingin ini dilakukan serius, matang dan tidak setengah-setengah. Bukan gagasan yang bersifat parsial,” ulas Irianto.
“Melalui pertemuan ini, nanti juga akan kita petakan per wilayah dengan komoditas unggulannya apa. Misalnya di Nunukan, kita kembangkan komoditas apa, lokasinya di mana, di Bulungan apa, Malinau, KTT (Kabupaten Tana Tidung) dan juga Tarakan. Kita akan fokus ke satu komoditas yang memang benar-benar potensial. Tidak perlu banyak-banyak. Satu dua komoditas kita kembangkan, tapi kita seriusi. Tidak setengah-setengah. Kita utamakan komoditas yang bisa diekspor, yang dibutuhkan oleh masyarakat di dunia,” lanjutnya.
Dari hasil pertemuan nanti, lanjut Gubernur, dirinya bersama pihak terkait di Kaltara akan melakukan pertemuan dengan Mentan dan jajarannya, untuk memaparkan program pertanian yang akan dilakukan di Kaltara. “Saya sudah sempat berbisik dengan Pak Menteri. Kita akan meminta waktunya nanti untuk berdiskusi mengenai program pengembangan pertanian modern di Kaltara. Dengan menyesuaikan potensi, dan kondisi wilayah serta iklim di Kaltara,” kata Gubernur.
Terkait dengan pendanaan, Gubernur menegaskan, pihaknya akan meminta dukungan dari Pemerintah Pusat. Irianto yakin, pemerintah akan memberikan dukungan penuh. “Saya yakin pemerintah akan mendukung, jika program yang kita lakukan jelas, dengan disertai data-data potensi-potensi yang jelas dan persiapan yang matang. Saya juga yakin dalam 3 tahaun program ini akan menujukkan hasilnya,” kata Irianto lagi.

TEKEN MOU
Sementara itu, di sela peringatan Hari Pangan Sedunia, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), terkait pengembangan Family Farming atau Pertanian Keluarga, dengan Mentan Syahrul Yasin Limpo. Selain ditandatangani oleh Gubernur Kaltara, MoU serupa juga ditandatangani oleh Gubernur Jambi dan Gubernur Sulawesi Tenggara.
Dijelaskan SYL-sebutan akrab Mentan, Family Farming merupakan wujud kepedulian Pemerintah dalam pengembangan pertanian, khususnya pertanian pangan yang diterapkan dalam kehidupan keluarga.
Melalui program ini, akan memberikan manfaat yang cukup besar, terutama dalam pemenuhan kebutuhan keluarga akan pangan dan pemenuhan kebutuhan gizi keluarga seperti pemenuhan kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.
Dengan penandatanganan MoU Family Farming ini, Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan akan lebih memberikan perhatian khusus kepada Pemprov Kaltara. Terutama dalam hal pengembangan pertanian keluarga. Sehingga keluarga bisa terhindar dari kerawanan pangan dan kekurangan gizi, dalam arti keluarga bisa mengonsumsi pangan yang sehat dan aman.
Dalam sambutannya, Mentan menyebutkan, dua tema yang diusung dalam perayaan HPS ke-39 tahun ini. Pertama, tema internasional yakni “Our actions are our future healthy diets for a zero hunger world,”. Dan kedua tema nasional, yakni “Teknologi Industri Pertanian dan Pangan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045,”.
Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode ini menambahkan, tema itu dipilih dengan pertimbangan antara lain bahwa bangsa yang mandiri dan merdeka harus memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. “Indonesia berpotensi besar untuk mewujudkan kedaulatan pangan, sehingga Kementan terus bekerja keras dalam menerapkan Teknologi Industri Pertanian untuk mewujudkan peningkatan dan kesejahteraan petani dan pemenuhan lumbung pangan dunia 2045,” jelasnya.
Untuk mewujudkan itu, imbuh SYL, perlu adanya peningkatan produksi, produktivitas dan mutu produk pertanian untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri. Melalui momen Hari Pangan Sedunia ini diharapkan dapat membangun pertanian berkelanjutan ramah lingkungan sebagai paradigma pembangunan pertanian ke depan. “Kita berharap gubernur, bupati, partai politik, tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan memiliki cara pandang yang baik dan yang wajib bagi semua pihak untuk memajukan pertanian. Sebab masalah pertanian adalah masalah perut dan pertahanan pangan menyangkut pertahanan negara,” pungkasnya. (roy/ru/adv).

Total
0
Shares
Share 0
Tweet 0
Pin it 0
Share 0
Previous Post

Reses Hari ke III Ananda Emira Moeis : “Siap Berjuang Menuntaskan Semua Persoalan yang Menjadi Aspirasi Warga”

Next Post

Pemprov Konsiliasi dengan BPJS , Alokasi Sementara Rp 16 Miliar

Next Post
Pemprov Konsiliasi dengan BPJS , Alokasi Sementara Rp 16 Miliar

Pemprov Konsiliasi dengan BPJS , Alokasi Sementara Rp 16 Miliar

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Warga Muara Badak Resahkan Rehabilitasi Jembatan Sambera yang Dinilai Tak Sesuai Spesifikasi

Februari 24, 2022
H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

H. Sigit Alfian Nahkodai SIJAKA di Kota Bontang Berikut Harapannya

April 1, 2022
KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

KMB berhasil meraih juara 1 turnamen futsal yang diadakan Mahasiswa perikanan & ilmu kelautan Unmul, dengan akhir score 9-6

Februari 10, 2022
Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Persiapan Pelantikan KMB Kaltim 2022, KMB Kaltim akan Meningkatkan Eksistensi, Gerakan, Elektabilitas Organisasi, Serta Mampu Mengabdi untuk Masyarakat

Maret 9, 2022
Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

Gubernur Kaltara Menilai SMK di Perbatasan sebagai Solusi

1

Mendagri Diminta Hadiri Upacara Bendera di Krayan

1
Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

Gubernur Kenalkan Kaltara di depan 14 Dubes Luar Negri

1
Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

Danrem Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Gubernur

1
“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

“Ramadhan Cup” Cukup Membahayakan, Maswedi Harap Semua Pihak Terkait Ikut Mengontrol

April 18, 2022
H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

H.Redi Asmara Sambut Safari Ramadhan KBB Provinsi Kaltim di Balikpapan

April 18, 2022
Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

Eselon III dan IV Isi Jabatan Fungsional

April 16, 2022
Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

Dikunjungi Kepala Otorita IKN, Gubernur Kaltim Titip Pesan Ini

April 16, 2022

Infobenua.com TVChannel

Statistik Pengunjung

032223
Users Today : 1
Users Yesterday : 11
Total Users : 32122
Total views : 130580
Who's Online : 1
Your IP Address : 216.73.216.98
Server Time : 2026-11-06

Kategori

  • Advertorial
  • Advetorial
  • Balikpapan
  • Berau
  • Berita Foto
  • Berita Pilihan
  • Berita Video
  • Bontang
  • Diskominfo kaltim
  • DPRD Balikpapan
  • Dprd Kaltim
  • DPRD SAMARINDA
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Jawa Bali
  • Kalimantan
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kubar
  • Kukar
  • Kutim
  • Makassar
  • Mamuju
  • Nasional
  • Nusantara
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemkot Samarinda
  • PEMPROV KALTIM
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Samarinda
  • Sulawesi
  • Sulbar
  • Tana Tidung
  • Uncategorized
  • Warta Parlementeria
InfoBenua.Com

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com

Navigasi

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Follow Us

  • Home
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber
  • INFO PRODUK
  • Redaksi
  • Kontak
  • Blog

Copyright © 2017-2022 InfoBenua.com