Samarinda, Info Benua – Bagi warga hanya kepada perwakilannya yang duduk di dewanlah mereka bisa berkeluh-kesah serta mengungkapkan berbagai keinginan mereka, terkait setuasi dan kondisi sosial lingkungan hidup mereka.
Oleh karena itu pada hari ketiga reses atau penyerapan aspirasi warga yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kaltimantan Timur, Ananda Emira Moeis, yang dilaksanakan di RT 01 Kelurahan Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Sabtu, (2/11/2019) malam yang lalu, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kaltim ini, banyak menerima keluhan warga, salah satunya, mengeluhkan soal tidak meratanya pembangunan infrastruktur jalan di lingkungan mereka.
Ibu Rini, warga RT 01 ini, contohnya, dia secara gamblang mengeluhkan kondisi Jl KS Tubun, yang belum tersentuh proyek pengaspalan. Padahal menurutnya, di sebelah jalan yang menuju Jl KS Tubun yaitu Jl Arjuna, ternyata kondisinya sudah mulus teraspal.
“Sebagaimana bisa kita lihat, Bu, Jl Arjuna yang notabene merupakan jalan yang searah dengan Jl KS Tubun sudah diaspal mulus, sementara disisi lainnya masih polos alias belum diaspal. Nah, ini bagaimana? Kami mohon Ibu yang di DPRD Provensi, bisa memperjuangkannya agar semua jalan di lingkungan kami bisa mulus diaspal” kata ibu Rini tersenyum.
Sementara itu dari perwakilan RT 13, Yana mengeluhkan persoalan tidak tersedianya hydrant di wilayah tersebut. Padahal menurutnya peralatan seperti hydrant sangat dibutuhkan warga sebagai sarana untuk mengantisipasi bahaya kebakaran.
“Perlu Ibu Ananda Emira Moeis ketahui, bahwa di lingkungan tempat tinggal kami ini belum tersedia hydrant, yang selayaknya disediakan pemerintah guna mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran,” keluh Yana.
Sedang Agus Wariyanto warga RT 01, yang berkeluh kesah persoalan tarif BPJS yang kini dinaikkan oleh pemerintah. Sementara disisi lain pelayanan yang diterima warga rasanya sangat tidak sepadan dengan disiplin warga dalam melaksanakan pembayaran setiap bulan.
“Terus terang aja, Bu. Saya merasa tidak puas dan mengeluhkan persoalan BPJS ini, yang saya rasa pelayannnya ruwet hingga sekarang ini. Banyak masyarakat yang sakit di rumah sakit, bahkan ada yang terlambat mendapatkan pelayanan. Kami berharap dengan kehadiran anggota dewan dari Karang Paci ini, setidaknya dapat memperjuangkan segala masalah yang kami hadapi,” papar Agus Wariyanto.
Terkait dengan hal tersebut, Ananda Emira Moeis mengatakan hampir semua persoalan yang dihadapi warga Samarinda itu sama.
“Dari mula saya melakukan penyerapan aspirasi atau reses sejak hari pertama, persoalan yang dikeluhkan warga itu nyaris semua sama. Dari masalah banjir, semenisasi jalan, masalah infrastruktur, ketersediaan penerangan jalan, hingga persoalan BPJS itu di rasakan warga,” ujar Nanda — sapaan akrabnya Ananda Emira Moeis. Dan dia berjanji akan berjuang dan menuntaskan semua persoalan itu sebagaimana yang ditunggu dan diharapkan warga.
Ananda Emira Moeis yang merupakan Sekeretaris DPD PDIP Kalimantan Timur ini, sekali lagi mengaku akan memperjuangkan segala masalah dan keluhan warga tersebut. “Insya Allah saya akan memperjuangkan segala masalah yang dialami warga, mengingat posisi saya merupakan perpanjangan tangan dari warga Kaltim khusunya daerah pemilihan (Dapil) Samarinda,” pungkas Ketua Fraksi PDIP Kaltim tersebut. Optimis. (as/ru/ib).




















Users Today : 1
Users Yesterday : 11
Total Users : 32122
Total views : 130523
Who's Online : 1