Nunukan, Info Benua — Ir.H.Faridil Murad, SE. MT., Wakil Bupati Nunukan, merasa sangat kecewa dengan adanya oknum Pegawai Negeri Sipil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang terlibat kasus narkoba internasional.
“Saya sangat kecewa ada oknum PNS di daerah ini yang terlibat kasus narkoba. Mestinya seorang PNS, sebagai pelayan masyarakat memberikan teladan yang baik kepada warga, bukan justru terlibat narkoba yang nota bene merupakan musuh kita bersama,” kata Wabup Faridil murad.
Kenyataannya masih ada oknum PNS yang tersangkut masalah narkotika. Dan jika sudah terbukti benar bisa langsung diberhentikan tanpa syarat. Sebagaimana yang dilakukan Saudara Riswan, seorang PNS dari Kesatuan Pamong Praja, Pemkab Nunukan.
Proses hukum tetap jalan dan pemberhentian statusnya sebagai PNS bisa dilaksanakan meskipun tanpa ada utusan dari pengadilan. Tidak pantas seorang PNS bertindak sebagai pengedar sabu-sabu. Narkoba itu sangat berbahaya dan memberikan dampak buruk terhadap dirinya dan masyarakat. Ridwan sebagai Pegawai Negeri Sipil Satuan Polisi Pamong Praja, sangat tidak pantas berbuat demikian. Seorang Pamong Praja seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.
“Saya sudah mengintruksikan kepada Sekda selaku Pembina Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Nunukan, untuk segera menindak dan memproses hingga memberhentikan secara tidak hormat kepada saudara Riswan dari Kesatuan Polisi Pomang Praja,” kata Wabup lagi.
Tentang Kedisiplinan setiap apel pagi Bupati dan Wakil, tak henti-hentinya memberikan peringatan kepada seluruh PNS maupun kepada pegawai honorer, agar jangan sampai mencoba- coba terlibat narkotika. Bagi yang terlibat kasus narkoba, tiada ampunan, hukumannya diberhentikan secara tidak hormat.
Menurut Abdul Kadir, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Nunukan, mengatakan: “Saya sangat terpukul dan kecewa bahwa Taruna yang saya bimbing selama ini betul-betul mencederai institusi satuan Polisi PP Kabupaten Nunukan. Saya salut dan bangga terhadap Kapolres Nunukan yang berhasil mengungkap keterlibatan jajaran saya dalam kasus narkoba ini. Saya sangat mengapresiasi tindakan kepolisian terhadap kasus ini. Saya bangga dan salut terhadap Kapolres Nunukan yang baru 3 bulan bertugas di daerah ini, tapi sudah 11 anggota polisi terciduk oleh Kapolres Nunukan,” kata Kadir sembari mengacungkan jempol.
Untuk.memastikan apakah PNS dan Pegawai Honorer Daerah Kabupaten Nunukan bersih dari narkotika, selama ini baru 3 dinas dan instansi yang dilakukan tes urin oleh BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Nunukan. Institusi yang dimaksud adalah Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Catatan Sipil dan Satuan Polisi Pamong Praja. (yusuf p/ru).




















Users Today : 1
Users Yesterday : 11
Total Users : 32122
Total views : 130559
Who's Online : 1