Samarinda, Info Benua – Puluhan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (ILKOM) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Timur (Kaltim), melakukan kunjungan ke salah satu media cetak terbesar di Kaltim yaitu koran Samarinda Pos (Sapos), di Komp Mahakam Square Jl Untung Suropati, Samarinda. Kunjungan dilakukan pada Kamis malam lalu.
Kunjungan para mahasiswa tersebut didampingi oleh tiga orang dosen UNU yaitu Rudi Mulyadi, S.Sos., MH. Sari Mulyani, MA dan Rizky Amalia Syahrani, M.Sos.
Mereka disambut dengan ramah oleh jajaran managemen redaksi Samarinda Pos, dan mendapat berbagai informasi tentang apa dan bagaimana mengelola sebuah media cetak hingga dapat tetap eksis dan digemari pembaca. Samarinda Pos sendiri hingga kini telah memiliki jumlah pembaca yang cukup signifikan yaitu sebanyak 22 ribu pembaca untuk seluruh wilayah Kaltim.
Mas Bagus Aryo Susanto dari Samarinda Pos menceritakan kepada para mahasiswa bagaimana proses pembuatan sebuah berita hingga naik cetak dan sampai ke tangan pembaca. Menurut Mas Bagus kerja di media cetak waktunya 24 jam. Dari pagi hingga siang, reporter atau wartawan sibuk mencari berita dan kemudian menuliskannya. Setelah itu, sore sampai malam dilakukan proses editing oleh redaktur. Dari redaktur ke redaktur pelaksana hingga ke pemimpin redaksi, ditentukan apakah berita yang ditulis wartawan tersebut layak dimuat atau tidak.
“Jika berita itu layak dimuat baru kemudian masuk ke bagian lay out, untuk kemudian dicetak dan dikirimkan ke agen-agen atau penyalur agar sampai ke tangan pembaca,” jelas Mas Bagus.
“Samarinda Pos sejak awal memang dikenal sebagai koran merah yang lebih dominan mengekspos berita-berita kriminal yang terjadi di kota Samarinda. Segmen pembaca kami memang menengah ke bawah. Namun seiring waktu kami terus berbenah memperbaiki penampilan. Kalau dulu foto di halaman depan sangar dan berdarah-darah, sekarang kita tidak akan lagi melihat seperti itu. Sapos tampil santun namun tetap bergaya metropolis,” papar Mas Bagus.
Para mahasiswa kemudian diajak untuk menengok percetakan milik Sapos yang berada di daerah pergudangan Jl. Ir Sutami. Mereka menyaksikan mesin cetak milik Sapos dan juga mendapat penjelasan dari beberapa karyawan percetakan tentang proses pencetakan sebuah koran.
Ketika ditanya apa saja manfaat dari kunjungan ke sebuah media cetak, semua mahasiswa prodi ILKOM UNU mengatakan sangat bermanfaat dan mendapatkan pengetahuan tentang seluk-beluk penerbitan sebuah media cetak.
“Tapi kami inginnya bukan hanya ke media cetak kita melakukan kunjungan dan menyerap pengetahuan dari sana. Kalau bisa dalam waktu dekat ini kita juga berkunjung ke RRI dan TVRI Samarinda,” kata Suci yang berwajah cantik dan menggemaskan ini.
“Saya berharap, nantinya saya bisa magang di sebuah media cetak terbesar di Kaltim ini. Semoga pihak universitas dapat mendukung keinginan saya itu,” tambah Adam kepada wartawan Infobenua yang menyertai kunjungan mereka. (as).





















Users Today : 3
Users Yesterday : 7
Total Users : 31961
Total views : 123633
Who's Online : 1