Tanjung Selor, Info Benua – Capaian realisasi fisik yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018, oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) per 31 Agustus baru 38,79 persen. Sedangkan realisasi keuangannya 33,16 persen.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Biro Pembangunan Sekretariat Provinsi (Sekprov) Kaltara, ada sebanyak 357 program kegiatan dengan 1.403 kegiatan yang dilaksanakan pada 2018.
Seluruh program kegiatan itu, memiliki total pagu anggaran sebesar Rp 3.155.002.859.583,19 pada 56 Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Dijelaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Pembangunan Sekprov Kaltara, Sapi’i ST, kegiatan fisik 2018, realisasinya hingga per 31 Agustus 2018 mencapai 38,79 persen. Capaian realisasi fisik periode Agustus 2018, belum memenuhi target yang dipatok. Yakni, sebesar 56,08 persen. Sementara, capaian realisasi keuangan periode Agustus 2018 sebesar 33,16 persen, lebih tinggi dari pada realisasi periode Juli 2018 lalu, yakni 28,81 persen. “Sangat diharapkan, hingga akhir 2018 capaian realisasi fisik mencapai 90 persen lebih,” katanya.
Sebagai informasi, proses pengadaan barang dan jasa (PBJ) pemerintah di lingkup Pemprov Kaltara, terdiri dari 279 paket yang telah selesai lelang, 6 paket dalam proses lelang, 3 paket gagal lelang, 2 paket persiapan proses lelang, dan 3 paket lagi dibatalkan. “Jadi, total ada 296 paket PBJ pemerintah yang didasarkan pada jumlah Surat Perintah Tugas (SPT) yang dikeluarkan,” katanya.
Safi’i menyebutkan, ada beberapa hambatan yang mempengaruhi capaian kegiatan fisik maupun keuangan tahun ini. Seperti, kurangnya Sumber Daya Aparatur (SDA) kualitas dan kuantitas sumber daya aparatur yang terbatas, ada juga pejabat struktural yang merangkap jabatan sebagai Pokja pengadaan barang dan jasa, serta SPIP belum maksimal dilakukan. (roy/ru/adv).





















Users Today : 3
Users Yesterday : 3
Total Users : 32130
Total views : 131373
Who's Online : 1